Pelari Asal NTT Raih Emas di Singapura

Editor: Satmoko Budi Santoso

KUPANG – Pelari putri NTT asal pulau Sumba yang sejak tahun 2017 menghuni Pelatnas berhasil meraih emas dalam kejuaraan bertaraf internasional 18 Singapore Open Track and Field Championship 2019 di Singapura yang berlangsung tanggal 28 hingga 29 Maret 2019 lalu.

Atlet nasional ini sukses menjadi yang tercepat di nomor estafet 400×4 dengan catatan waktu 3.55.15. Ada 14 atlet asal Indonesia yang mengikuti kejuaraan ini dan atlet asal Sumatera Agustina Manik juga meraih emas di nomor lari 800 meter puteri.

“Dari catatan waktu tersebut telah melewati limit waktu yang dipatok untuk bisa mengikuti PON di tahun 2020 nanti. Saya masih berjuang melewati limit waktu yang ditetapkan tersebut,“ sebut Marselina Tamu Apu,  Selasa (2/4/2019).

Pelari jebolan klub Naga Timor ini mengaku, banyak peserta dari berbagai negara yang mengikuti kejuaraan ini. Terdapat lima nomor lari yang diikuti yakni 100 meter, 200, 400 dan 800 serta nomor lari estafet.

“Saya bersyukur bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasioal. Semoga dengan prestasi ini pemerintah provinsi NTT bisa memperhatikan saya,” harapnya.

Marselina juga menghaturkan terima kasih atas dukungan serta motivasi yang diberikan Pengurus Atletik Seluruh Indonesia (PASI) provinsi NTT. Selain itu dirinya juga berterima kasih kepada klub Naga Timor yang telah menggemblengnya.

Koordinator Bidang Pembinaan PASI provinsi NTT, Frans Sales, mengajak segenap pihak baik pengurus, atlet, pelatih, orang tua dan segenap masyarakat Flobamorata mensyukuri keberhasilan yang telah diraih Marselina dan mengharumkan nama NTT.

“Atlet atletik Indonesia mampu mempersembahkan sejumlah medali di beberapa nomor andalan, di antaranya nomor lomba 4×400 meter puteri. Pada nomor ini Indonesia mampu meraih medali emas dimana Marselina termasuk salah satu pelarinya,” ungkapnya.

Frans mengatakan, Marselina merupakan atlet berbakat serta memiliki potensi dan bisa menjadi atlet nasional. Untuk itu sebutnya, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah provinsi NTT harus berbangga dan memberikan apresiasi atas pencapaian dari atlet ini.

“Prestasi yang ditorehkan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat Indonesia dan NTT khususnya. Selain itu tentu berkat latihan dan formula yang diberikan oleh pelatih dan itu diterapkan dengan baik,” tuturnya.

Dengan prestasi yang diraih Marselina ini tambah Frans, akan menjadi modal yang kuat untuk kontingen atletik provinsi NTT. PASI NTT sedang menyiapkan atlet sebanyak mungkin agar bisa berlaga di PON XX di provinsi Papua.

Lihat juga...