Pasar Seni Kumbasari, Pusatnya Kerajinan Dengan Harga Murah

Editor: Mahadeva

DENPASAR – Setiap daerah di Indonesia mempunyai pasar tradisional dengan keunikan dagangan masing-masing. Di Bali, pasar seni identik dengan berbagai produk kerajinan. Namun demikian, banyak pasar seni di Bali yang juga menjual berbagai kebutuhan pokok sehari-hari dan kelengkapan upacara.

Dari berbagai pasar seni yang ada di Bali, yang familier salah satunya adalah Pasar Seni Kumbasari. Pasar ini terletak persis di sebelah barat Pasar Besar Badung, tepatnya berada di Jalan Gajah Mada Kota Denpasar. Pasar yang memiliki gedung lantai empat tersebut selalu ramai oleh masyarakat dan wisatawan. Konsumen datang membeli barang seni dan kebutuhan lain, yang berkaitan dengan upacara.

Ada ratusan kios pedagang kerajinan berjejer dari lantai dasar hingga lantai empat. Saat datang ke pasar ini, ciri khas yang paling kentara adalah, warna-warni mencolok dari berbagai produk yang dijual. Mulai dari aneka lukisan dan patung, kalung gelang dan produk kerajinan lain. Termasuk produk garmen seperti baju bambu, celana pantai, kain pantai, sampai kaus dengan corak khas Bali. Ditempat ini bisa juga membeli produk perawatan tubuh, seperti lulur Bali atau aromaterapi.

Selain itu ciri khas lain adalah, suara menawarkan dagangan terdengar bersahutan. Kadang dalam Bahasa Indonesia, dengan dialek Bali yang kental. Sering pula dalam Bahasa Inggris seadanya. Tergantung siapa calon pembeli yang sedang melewati setiap kios yang ada.

Nur Saadah, salah seorang pemilik kios di Pasar Kumbasari Denpasar.-Foto: Sultan Anshori.

Nur Saadah, salah seorang pemilik kios menyebut, pasar ini buka dari pukul 07.00 pagi hingga 05.00 sore. Rata-rata pembeli yang datang adalah wisatawan baik domestik maupun mancanegara. “Kebanyakan mereka yang datang kesini membeli dengan partai banyak, untuk kemudian dikirim ke negaranya,” ucap Nur Saadah saat ditemui Selasa, (2/4/2019).

Wanita asal Magelang Jawa Tengah ini menyebut, berbagai produk kerajinan dipasok langsung dari perajin. Rata-rata dipasok dari Jawa dan Bali. Harga jualnya selisih cukup jauh jika dibandingkan dengan harga produk kerajinan yang dijual di toko modern atau pasar kerajinan di Bali.

Bahkan sebagian pedang art shop di Kuta juga membeli produk di pasar Kumbasari. Paling ramai pembeli pada saat musim liburan tiba. Di bulan-bulan Desember hingga awal tahun di tahun tertentu. “Ada juga kerajinan yang dibuat langsung disini. Yaitu berupa kalung dan gelang,” imbuh wanita berkerudung ini.

Selain melayani pembelian dalam partai besar atau grosir, pihaknya juga melayani pembelian eceran. Dengan harga tetap selisih sedikit dengan pembelian grosir.

Decky, salah seorang wisatawan asal Medan menyebut, tahu keberadaan pasar tersebut dari teman yang sebelumnya pernah berbelanja di pasar seni tersebut. Benar saja, Decky kaget ketika mengetahui, bahwa harga dan kualitas barang yang dijual disini bagus. “Kalau ke Bali pasti belanja oleh-olehnya disini lebih murah,” ujar Decky.

Decky berharap, ada penambahan fasilitas publik dipasar tersebut, misalnya eskalator dan spot Wi-Fi gratis sehingga bisa digunakan oleh pembeli.

Lihat juga...