KPU Bekasi Lakukan Pengesetan Surat Suara

Editor: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, saat ini memasuki tahapan pengesetan surat suara ke dalam kotak suara sesuai dengan kebutuhan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut.

“Terkait logistik Pemilu, sedang dilakukan pengesetan surat suara dimasukkan ke dalam kotak suara. Jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan surat suara setiap TPS, mengacu pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) + 2 %,” kata Ali Syaifa, Komisioner KPU Kota Bekasi, Selasa (9/4/2019).

Dikatakan dalam melakukan tahapan pengesetan tersebut, KPU Kota Bekasi melibatkan seribuan orang tenaga yang bekerja mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Pekerja melakukan pengepakan dan penulisan setiap kotak suara.

Ali Komisioner KPU bersama anggota polisi memantau dan menjaga proses pengesetan logistik di gudang – Foto: Muhammad Amin

“Waktu hari ‘H’ Pemilu 2019, kian sempit dan mepet pada satu sisi. Tapi sisi lain kuantitas logistik pemilu untuk Kota Bekasi cukup banyak yang harus diselesaikan, tentu ini menjadi tantangan sendiri bagi KPU,” tandasnya.

Dalam pengerjaan ini, KPU melibatkan kurang lebih 1000 tenaga kerja dan beraktivitas dari jam 07. 00 s/d 24. 00. Bisa dibayangkan kesibukan dan keriuhannya. Demi sukses pemilu 2019.

Ali mengaku, kurun waktu satu minggu terakhir, dengan melibatkan kurang lebih seribuan orang tenaga kerja pengesetan sampai saat ini sudah mencapai 90 % dari seluruh surat suara sudah masuk k edalam kotak suara.

“Kami optimis seluruh logistik pemilu yang nanti dibutuhkan di TPS akan tepat waktu, tepat jumlah dan terdistribusi sesuai tahapan. Apalagi spirit dan antusiasme masyarakat menyambut pemilu 2019 sangat positif dan partisipatif,” paparnya ditemui di gudang logistik, sore.

Dalam kesempatan itu, Ali juga menjawab terkait video viral yang menunjukkan petugas TPS berebut mengambil kertas suara di gudang logistik KPU Kota Bekasi hingga menyebabkan banyak kertas suara rusak dan tanpa terdata.

Kepada Cendana News, Ali menegaskan, bahwa video tersebut hanya penggalan karena dalam satu shif melakukan pengesetan logistik, KPU Kota Bekasi melibatkan sekira 500 orang.

“Tentu hal tersebut terlihat ramai, karena melibatkan ratusan orang. Sekali-kali Mas lihat langsung bagaimana riuhnya proses pengesetan logistik Pemilu yang begitu banyak melibatkan pekerja di gudang logistik,” ujar Ali.

Bisa saja saat pekerja dan petugas TPS yang akan mengambil kebutuhan logistik di gudang membantu menurunkan dari mobil. Karena begitu banyak logistik dan mereka berinisiatif membantu menurunkan untuk dibawa ke dalam gudang.

Lihat juga...