UII Tuan Rumah Playoff Srikandi Cup 2019

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Babak playoff kompetisi bola basket putri, Srikandi Cup, akan dilaksanakan di Yogyakarta. Kepastian pelaksanaan diperoleh setelahUniversitas Islam Indonesia (UII) dan Srikandi Cup sepakat menjalin kerja sama, dalam penyelenggaraan babak playoffs.

Rencananya, babak playoff yang diikuti tujuh klub itu digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoema, Kampus Terpadu UII, Sleman, Yogyakarta, pada 22 April 2019.

Kesepakatan kerja sama itu ditandatangani pada Selasa (12/3/2019). Dalam seremoni penandatanganan nota kesepahaman, UII diwakili oleh Rohidin,Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni dan dari Srikandi Cup diwakili oleh Deddy Setiawan.

Menurut Rohidin, kerja sama itu merupakan wujud komitmen UII mendukung kegiatan positif bagi mahasiswa, khususnya olah raga. Apalagi, bola basket merupakan salah satu olah raga yang diminati mahasiswa.

“Bola basket menempati ranking atas sebagai olah raga yang diminati mahasiswa. UII pun berkomitmen memberi dukungan kepada mahasiswa yang aktif di olah raga. Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk komitmen UII dalam olah raga bola basket,” kata Rohidin.

UII juga memiliki program pembinaan bakat minat olah raga di tingkat mahasiswa. Melalui program itu, UII menerima mahasiswa baru melalui jalur siswa berprestasi bidang olah raga dan seni.

“UII juga selalu mengirim delegasi mahasiswa mengikuti kompetisi bidang olah raga tingkat nasional maupun internasional,” tutur Rohidin.

Sementara, Deddy Setiawan, koordinator Srikandi Cup menuturkan, dengan ditandatanganinya kerja sama itu, maka babak playoff akan bertitel ‘UII-Playoffs Srikandi Cup 2019’.

Dirinya juga menyambut gembira dengan diselenggarakannya babak playoff di Yogyakarta. Bahkan, penyelenggaraannya tidak hanya playoff, tetapi babak final Srikandi Cup.

“UII telah menjadi partner university dari Srikandi Cup. Kesamaan visi antara UII dan Srikandi Cup dalam mewujudkan konsep student athlete merupakan salah satu benang merah dalam kerja sama ini,” ujar Deddy.

Pihaknya senang, karena playoff Srikandi Cup digelar di Yogyakarta, kota dengan rekor penonton basket tertinggi di Indonesia.

“Menggunakan fasilitas kampus UII yang sangat baik, tentu menjadikan UII-Playoff Srikandi Cup 2019 bakal dinanti, baik oleh seluruh peserta Srikandi Cup maupun masyarakat olah raga Indonesia,” katanya.

Menurutnya, persaingan di bola basket putri musim ini tidak kalah ketat. Terutama, setelah absennya juara bertahan Surabaya Fever. Dengan demikian, musim ini akan muncul juara baru di Srikandi Cup.

“Persaingannya semakin ketat, justru setelah absennya Surabaya Fever sebagai juara bertahan. Tim-tim saling mengalahkan, karena kekuatannya memang merata,” pungkasnya.

Lihat juga...