TNI-POLRI Renovasi Vihara Giri Pura Kebumen

Editor: Koko Triarko

KEBUMEN – Tak hanya menyerukantentang kebhinekaan dan toleransi antarumat beragama, jajaran Polres Kebumen juga memberikan contoh konkrit dalam toleransi dengan giat renovasi sejumlah rumah ibadah. Setelah melakukan renovasi di masjid dan gereja, kali ini giliran Vihara Giri Pura di Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, yang ʼdigerudukʼ para polisi ini.

Dipimpin langsung Kasat Binmas, AKP Yusuf, anggota mulai melakukan pembersihan lingkungan vihara serta perbaikan plafon, mengecat tembok dan lain-lain. Personel Sat Binmas bersama dengan Polsek dan Koramil Rowokele, bahu-membahu merenovasi vihara.

Kasat Binmas Polres Kebumen, AKP Yusuf. -Foto: Hermiana E. Effendi

ʺKita mulai dengan mengecat tembok, memperbaiki plafon yang bolong, membersihkan lokasi dan lainnya. Kita targetkan hari ini renovasi selesai, karena sudah dilakukan sejak kemarin,ʺ kata AKP Yusuf, Sabtu (30/3/2019) pagi.

Vihara Giri Pura berada cukup terpencil. Saat tim mendatangi rumah ibadah umat Buddha itu, beberapa plafon gypsum, bolong, lisplang mulai rapuh, dan cat tembok sudah kusam. Dan, ketika kerja bakti dimulai, warga sekitar juga ikut turun membantu. Kebersamaan dan gotong-royong terlihat jelas sepanjang pengerjaan renovasi vihara tersebut.

“Tanpa memperhatikan latar belakang agama masing-masing, tim renovasi langsung mengerjakan tugas sesuai pembagian yang dilakukan, dan warga sekitar dengan sukarela ikut membantu,ʺ terangnya.
Kegiatan renovasi sejumlah tempat ibadah ini, kata AKP Yusuf, termasuk kategori kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dan menjadi wujud nyata toleransi yang tinggi antarumat beragama di Kabupaten Kebumen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, di wilayah Kebumen terdapat 16 Vihara. Namun, kondisi yang perlu dilakukan renovasi mendesak adalah Vihara Giri Pura di Desa Giyanti. Di desa tersebut, ada 170 warga masyarakat dari 1.683 warga memeluk agama Buddha.

Pada kesempatan tersebut, Polres Kebumen juga memberikan Kitab umat Buddha kepada pihak vihara.

Ketua Vihara Giri Pura, Romo Warsono, menyatakan terima kasih tak terhingga kepada Polres Kebumen, atas perhatian dan bantuannya. Menurutnya, sebagai kaum minoritas, pihaknya merasa mendapat tempat dan perhatian dari Polres Kebumen. Kondisi vihara sendiri memang sudah lama tidak pernah direnovasi, terakhir dilakukan perbaikan pada 2007.

ʺKami sangat berterimakasih sekali, kami yang berada di wilayah terpencil tetap diperhatian Polres Kebumen,” kata Romo Warsono.

Lihat juga...