Tampil Beda, Resep Sukses Kembangkan Bisnis Kuliner

Editor: Satmoko Budi Santoso

BANJARNEGARA – Bisnis kuliner saat ini sudah sangat menjamur, sehingga jika ingin sukses dalam bisnis tersebut, harus berani tampil beda.

Hal inilah yang diterapkan Nuning Widyaningsih saat memutuskan terjun di bisnis kuliner tiga bulan lalu.

ʺBaru tiga bulan dirintis, alhamdulilah pelanggan sudah cukup banyak. Dalam satu minggu minimal ada pesanan sampai 100 besek, ditambah pesanan partai besar. Biasanya ada satu atau dua dalam seminggunya,ʺ tutur ibu dua anak ini, Selasa (12/3/2019).

Konsep berani beda ini, diterapkan Nuning mulai dari pengemasan produk hingga tawaran menu dan tentu saja cita rasanya. Kemasan makanan menggunakan besek yang dilapisi dengan daun pisang, karena Nuning ingin membangkitkan memori zaman dulu.

Nuning Widyaningsih bersama kedua anaknya yang menjadi inspirasi nama Dapur JunAbink, yaitu Juna dan Abink. Foto: Hermiana E. Effendi

Sementara untuk menu, andalannya adalah masakan dengan cita rasa pedas, seperti rendang jengkol, ayam judes yang super pedas, ceker bledeg, udang dan cumi serta aneka sambal. Nama-nama menu juga dipilih dari bahasa khas daerah setempat.

ʺCeker bledeg misalnya, bledeg itu kalau bahasa sini artinya petir. Jadi karena rasanya yang super pedas, seperti petir,ʺ jelasnya.

Terkait terjun ke bisnis kuliner, jurnalis pada koran lokal di Banyumas ini bertutur, ia mempunyai hobi memasak sejak dulu. Awalnya ia memasak seblak, kemudian diantar ke tetangga.

Ternyata tetangganya suka dan langsung memesan untuk dimasakkan. Begitu pula saat ia membawa masakan ke kantor, teman-teman satu kantor langsung memesan.

Mendapat keyakinan kalau masakannya disukai orang, Nuning memberanikan diri untuk mulai jualan. Awalnya, ia menawarkan kepada ibu-ibu di sekolah, saat menjemput anaknya di sekolah. Ternyata gayung bersambut, ia langsung kebanjiran pesanan.

ʺSaya kemudian memposting beberapa foto masakan di media sosial dan ternyata animo pemesan cukup banyak,ʺ katanya.

Dipilihnya nama Dapur JunAbink ini, berasal dari nama kedua anaknya, yaitu Juna dan Abink. Saat ini Dapur JunAbink di sebelah perempatan Mrica, Binorong, Kabupaten Banjarnegara ini, hanya menerima pesanan saja.

Namun, berapa pun pesanan, termasuk pesanan dalam jumah besar akan dilayani. Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, mulai dari Rp17.500 per besek.

Perempuan pekerja, ibu rumah tangga dan pebisnis ini juga siap untuk melayani request berbagai macam menu, karena keahliannya dalam memasak sudah tidak diragukan lagi.

Lihat juga...