Pemprov DKI Adakan Sayembara Taman Margasatwa Ragunan

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, mengadakan sayembara untuk merevitalisasi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, pada tahun 2020 mendatang.

Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan DKI, Suzi Marsitawati, menyebut, pihaknya sudah menggelar sayembara ini hingga Juni 2019 mendatang, untuk menentukan desain baru Ragunan.

“Sedang sayembara, masih sayembara kalau sekarang sampai bulan Juni,” ucap Suzi di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).

Menurut Suzi, sayembara ini untuk mengubah suasana Ragunan, agar lebih menarik. Selain itu, Ragunan sudah lama tidak direvitalisasi. Nanti, kata Suzi, Pemprov DKI ingin menambahkan sarana dan prasarana di Ragunan.

“Karena ragunan itu sudah puluhan tahun nggak pernah direvitalisasi. Artinya sekarang kita lakukan revitalisasi untuk menambah sarana prasarana di sana,” ujarnya.

Kemudian sayembara terbuka untuk umum bagi masyarakat. Mengenai anggaran, kata Suzi, akan diajukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta pada 2020. Anggaran akan disesuaikan dengan hasil desain dari sayembara itu sendiri.

“Anggaran sudah diajukan, diusulkan, masuknya ke APBD 2020. Sayembaranya sekarang belum kelar. Jadi dilihat dulu desainnya. Kalau sudah langsung kita ajukan di 2020,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Edy Junaedi, mengatakan, sayembara digelar untuk mengajak warga terlibat dalam pembangunan Jakarta. Ide sayembara seperti ini sudah dilakukan di Kawasan Monas dan Taman Ismail Marzuki (TIM).

“Jadi itu kolaborasi ya melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan kota, termasuk dalam penentuan desain dan tempat wisata juga melibatkan masyarakat, ini bukan yang pertama. Sebelumnya Monas, TIM, ini yang ketiga,” kata Edy di Balai Kota DKI.

Rencananya, Ragunan akan dirombak secara keseluruhan agar lebih modern dan kekinian. Pengerjaan revitalisasi ditargetkan akan dimulai pada tahun depan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

“Jadi latar belakangnya ya kebutuhan. Kebutuhan desain yang sekarang sangat out of date, ketinggalan. Pelaksanaan (desain) tahun ini. Itu bertahap, jadi pengerjaannya tahun depan,” ujar Edy.

Diberitahukan, Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Widodo mengatakan, hasil sayembara akan digunakan untuk merevitalisasi kawasan Taman Margasatwa Ragunan sebagai pusat konservasi satwa, sekaligus tempat taman rekreasi.

Widodo mengungkapkan bahwa sayembara ini berhadiah total Rp1 miliar untuk tiga pemenang.

“Pemenang pertama Rp500 juta, pemenang kedua Rp300 juta, pemenang ketiganya Rp200 juta,” pungkas Widodo.

Ia menyampaikan, anggaran untuk hadiah sayembara desain kawasan Taman Margasatwa Ragunan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2019.

Selain untuk hadiah, anggaran lainnya dalam penyelenggaraan sayembara ini untuk honor tim juri. Namun, Widodo tidak hapal total anggaran yang dialokasikan untuk penyelenggaraan sayembara desain revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan.

Pendaftaran sayembara desain kawasan Taman Margasatwa Ragunan dibuka pada 18 Maret hingga 5 April 2019. Penetapan pemenang akan ditetapkan pada 9 September 2019. Untuk hadiah Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp 500 juta, juara kedua Rp 300 juta, dan ketiga Rp 200 juta.

Pendaftaran dan semua informasi terkait sayembara dapat dilihat di situs https://ragunanzoo.jakarta.go.id.

Sayembara desain kawasan Taman Margasatwa Ragunan ini bukan yang pertama digelar Pemprov DKI era Gubernur Anies Rasyid Baswedan.

Pemprov DKI juga pernah menggelar sayembara desain logo Jak Lingko, desain kawasan Monas, serta desain integrasi kawasan Halte Transjakarta CSW dan Stasiun MRT Sisingamangaraja yang digelar BUMD PT Transjakarta.

Lihat juga...