Pemilih Disabilitas di Jabar Tembus 48.836 Orang
BANDUNG – Jumlah pemilih disabilitas di Jawa Barat pada Pemilu 2019 mencapai 48.836 orang.
“Total jumlah pemilih berkebutuhan khusus atau disabilitas yang ada di Jabar 48.836 orang,” kata Kepala Divisi Sosialisasi dan Hupmas KPU Jawa Barat, Idham Holik, Rabu (27/3/2019).
Ke-48.836 orang pemilih disabilitas tersebut, sekira 13.471 orang adalah pemilih dari tuna daksa. 5.487 orang ialah pemilih tuna grahita, 8.978 orang ialah pemilih tuna rungu, 9.126 orang pemilih tuna netra dan 48.836 orang pemilih disabilitas lainnya.
KPU Jawa Barat hingga saat ini sudah melakukan beberapa kali sosialisasi mengenai Pemilu 2019, bersama organisasi disabilitas yang ada di wilayah Jawa Barat. Seperti Aliansi Perempuan dan Lansia Disabilitas dan Persatuan Disabilitas Indonesia.
“Kami sudah lakukan sosialiasi beberapa kali bersama mereka sebagai bentuk komitmen kami terhadap pemilih akses. Dan Insyaallah kami akan memperhatikan betul-betul pemilih akses (disabilitas),” kata Idham.
KPU Jawa Barat, telah menginstruksikan kepada KPU tingkat kabupaten dan kota, agar saat merekrut petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memperhatikan hak-hak pemilih disabilitas. “Jadi ada penekanan dari kami bahwa tentang pentingnya pemilu akses, agar melayani pemilih sebaik-sebaiknya, khususnya kepada pemilih disabilitas,” tandasnya.
Selain itu, berdasarkan hasil rapat dengan peserta Pemilu 2019, KPU Jawa Barat juga selalu menekankan pentingnya kampanye inklusif, atau kampanye yang memperhatikan pemilih berkebutuhan khusus. “Saya sampaikan kepada peserta pemilu agar coba menawarkan program-program terkait penyandang disabilitas. Kami memiliki komitmen moral untuk mengingatkan bahwa pemilu ini tidak sekedar lomba meraih suara terbanyak, tapi kita harus memperhatikan pemilih yang harus diperjuangkan lewat kebijakan publiknya, termasuk teman-teman kita yang disabilitas,” pungkasnya. (Ant)