Pelepasan Saham PT Delta Sudah Dibahas Sejumlah Fraksi

Editor: Koko Triarko

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik, saat menemui para pedemo terkait pelepasan saham PT Delta Djakarta -Foto: Lina Fitria

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik, mengatakan telah membahas penjualan saham PT Delta Djakarta ke beberapa fraksi. Menurutnya, ada beberapa fraksi setuju untuk segera mulai pembahasan.

“Saya kemarin terima teman-teman yang demo. Saya sampaikan untuk mengkomunikasikan dengan fraksi-fraksi. Dan sudah mulai jalan hari ini, ada beberapa yang sudah mulai oke (akan membahas)”, ucap Taufik, kepada wartawan saat dihubungi, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).

Menurut Taufik, dirinya bakal memastikan pembahasan mengenai surat dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kepada Ketua DPRD DKI terkait pelepasan saham Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di perusahaan bir PT Delta Djakarta. Pembahasan akan dilakukan pada Rabu 13 Maret, besok.

“Bahas aja di kita. Rabu (13/3) ada rapim. Rabu setelah paripurna ada rapim. Rapim nggak bahas satu, tapi banyak. Ada beberapa persoalan,” ucap Taufik.

Dia mengaku belum membaca surat kedua soal rencana pelepasan saham yang disampaikan Anies, tertanggal 31 Januari 2018 tersebut. Kendati demikian, kata dia, DPRD membuka pintu kepada Pemprov DKI untuk menyampaikan kajiannya tersebut.

Saat ini, kata Taufik, soal saham bir tersebut telah diperbincangkan antarfraksi di DPRD, sesuai arahannya kepada pendemo saat dirinya menemui mereka kemarin.

Taufik pun menyebut, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi, tak akan menolak permintaan Anies soal pengembalian saham bir itu. “Saya rasa pak Pras nggak menolak. Kasih aja kajian. Kan nggak sulit,” kata dia.

Sementara Sekretaris Dewan (Sekwan), Muhammad Yuliadi, mengatakan, surat permohonan kedua yang dilayangkan Gubernur Anies terkait pelepasan saham bir di PT Delta Djakarta sudah diterima oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

Menurut dia, surat permohonan penjualan saham air beralkohol itu telah di tangan Ketua DPRD pada 31 Januari 2019. “Sudah di Pras, (surat dari Anies) sudah masuk ke Pak Ketua. Sudah terima Pak Ketua,” tegas Yuliadi, saat dihubungi wartawan.

Dia mengaku, Prasetyo belum membalas surat permohonan itu, lantaran belum adanya pembahasan di anggota dewan legislatif Kebon Sirih.

Seperti diketahui, Anies Baswedan kembali menyurati Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi, terkait upaya penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk. Dalam surat tertanggal 31 Januari 2019 itu, Anies meminta agar DPRD bisa secepatnya mengabulkan permohonannya terkait penjualan saham perusahaan bir itu.

Saham di PT Delta Djakarta yang dimiliki Pemprov DKI terus menjadi polemik. Pelepasan saham itu dipertanyakan oleh sejumlah fraksi di DPRD DKI dan masyarakat. Salah satunya demo tolak saham bir yang digelar oleh ormas Islam FPI, pada Jumat (8/3), yang berujung pada larangan pemilihan sejumlah partai dan calon legislatif.

Lihat juga...