Antisipasi Tsunami, Pariaman Tanam Pohon di Pantai
PARIAMAN – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatra Barat, bersama KODIM 0308 Pariaman, menanam 1.500 batang pohon di pantai daerah itu untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.
“Penanaman pohon ini merupakan program Badan Nasional Penanggulangan Bencana,” kata Dandim 0308 Pariaman, Letkol Arm. Heri Pujiyanto, saat penanaman pohon di Pantai Ampalu Pariaman, Sabtu (30/3/2019).
Ia mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan salah satu upaya untuk mitigasi bencana, karena Sumbar berpotensi terjadi tsunami.
Menurutnya, potensi bencana tsunami tersebut tidak harus ditakuti, namun harus dihadapi dengan bijak, yaitu mengatisipasinya. Salah satunya dengan menanam pohon di sepanjang pantai.
Pohon tersebut, kata dia, dapat mengurangi tekanan tsunami ketika menghantam daerah itu, sehingga dapat menekan potensi kerusakan yang ditimbulkan.
Ia menyebutkan, pohon yang ditanam di pantai tersebut yaitu akar wangi, cemara udang, dan pulai, yang ketiganya dinilai kuat menahan tekanan tsunami.
Ia mengatakan, penanaman pohon yang dilakukan, KODIM 0308 Pariaman tidak saja di wilayah Kota Pariaman, namun juga Kabupaten Padang Pariaman.
“Jadi, dari Pantai Gandoriah hingga Kecamatan Batang Gasan, kami tanami semua, sehingga jumlah pohon yang ditanam sebanyak 250.000 batang pohon,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Indra Sakti mengatakan, untuk pohon tersebut tidak saja untuk mengantisipasi tsunami, namun juga dapat mencegah terjadinya abrasi pantai.
“Karena itu, kami meminta masyarakat untuk mendukung penanaman pohon ini dengan merawatnya,” ujarnya.
Pihaknya akan memperlombakan merawat pohon tersebut kepada masyarakat, agar program itu berjalan dengan baik. (Ant)