Angin Tornado Hancurkan Tambak Garam di Sabu Raijua

Tambak garam. -Dok: CDN

KUPANG – Angin Tornado dilaporkan melanda pesisir pantai Pulau Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Akibatnya, belasan hektare tambak garam milik nelayan di wilayah itu rusak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua, Javid Ndu Ufi, menyebut, angin tornado melanda wilayah itu pada Jumat (1/3/2019) dan merusak 11 hektare tambak garam. “Berdasarkan laporan sementara dari Camat Raijua, ada 11 hektare tambak garam yang mengalami kerusakan serius akibat terjangan angin Tornando itu,” ungkapnya, Sabtu (2/3/2019).

Pada Jumat (1/3/2019) angin Tornado datang dari Selat Raijua sekira pukul 11.45 Wita. Angin datang bersamaan dengan datangnya hujan deras. Saat hujan mulai reda, sekira pukul 12.30 Wita, angin Tornado bergerak ke darat dan memorakporankan tambak garam milik nelayan di daerah tersebut. “Tornado bergerak ke darat tetapi tidak melewati pemukiman petani rumput laut di pesisir pantai, sehingga hanya memorakporandakan tambak garam yang dilaluinya,” tandasnya.

Ufi menyebut, petugas belum bisa dikirim ke lokasi karena cuaca di perairan laut di daerah itu masih buruk. BPBD masih sebatas melakukan koordinasi dengan camat setempat, untuk mendapatkan laporan sementara dari kejadian itu. “Jika situasi sudah membaik maka kami akan mengirim petugas ke lokasi untuk mengecek kondisi di lapangan sekaligus melakukan pendataan kembali,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...