Tiga Anak di Aceh Jaya Terseret Gelombang Saat Mandi di Laut

Ilustrasi - Tim SAR - Dok: CDN

MEULABOH – Badan SAR Nasional Pos Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, melaporkan tiga orang anak terseret saat mandi di laut Kabupaten Aceh Jaya, dua selamat dan satu orang masih dalam upaya pencarian.

Koordinator Pos SAR Meulaboh, Dwi Hetno di Meulaboh, mengatakan, saat ini tim Satgas SAR dengan semua peralatan pencarian bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian satu orang anak yang dilaporkan hilang itu.

“Anak-anak ini berlima ke pantai, termasuk dua orang anak perempuan usia masih kelas sekolah dasar. Tapi yang mandi tiga orang laki-laki, ketiganya terseret gelombang, satu orang berhasil diselamatkan dan satu lagi hilang,” katanya, Minggu (17/2/2019).

T iga orang anak tersebut merupakan warga Desa/Gampong Blang, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Ketiganya terseret gelombang saat mandi bersama di pantai Boom, Desa Bahagia, dua orang selamat dan satu lainnya hilang tenggelam.

Kedua anak yang berhasil selamat dan saat ini mendapat perawatan di puskemas setempat, yakni, Muhammad (9) dan Agil (14), sementara satu orang lagi, Riza Aulia (14) hilang pascakejadian tenggelam tersebut belum berhasil ditemukan.

“Yang mandi tiga orang, yang perempuan ini mereka bermain di pantai dan merekalah yang awalnya meminta tolong kepada warga sekitar begitu melihat teman mereka tenggelam terseret gelombang laut,” sebut Dwi.

Dua bocah perempuan yang ikut bersama ke pantai untuk rencanya juga mandi, namun akhirnya batal, yakni Eva, usia diperkirakan 7 tahun masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan seorang lagi Laura, diperkirakan umur masih 6 tahun.

Lebih lanjut disampaikan, Pos SAR Meulaboh mendapat laporan/ info tersebut dari ketua Radio AntarPenduduk Indonesia (Rapi) Aceh Jaya, tentang kondisi membahayakan jiwa manusia (orang tenggelam di laut) daerah Aceh Jaya.

Korban bersama empat orang temannya mandi di pinggir laut kemudian terseret arus dan hilang, kemudian informasi terakhir diterima dua orang berhasil ditemukan selamat oleh warga sekitar, sementara satu orang lagi hilang tenggelam.

“Setelah melakukan prescom dan excom, kemudian tim bergerak menuju lokasi dengan estimasi dua jam perjalanan tiba di lokasi untuk mulai melakukan upaya pencarian korban,” demikian Dwi Hetno. (Ant)

Lihat juga...