Kunjungi Maumere, Sandi Tegaskan Prioritas Kesejahteraan Masyarakat Petani

Editor: Mahadeva

MAUMERE – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, mengunjungi Maumere, Senin (25/2/2019). Sandiaga tiba sekira pukul 07.45 WITA, disambut ratusan massa pendukung, yang kebanyakan perempuan.

Masa sudah berkumpul sejak pukul 06.45 WITA, dengan memadati ruang tunggu Bandara Frans Seda Maumere. Sandi datang dengan disambut tari (Soka) Papak, sebuah tari penyambutan yang biasa dipentaskan sejak zaman kerajaan dahulu. Tari tersebut, sbegai bentuk penghormatan kepada para raja atau ratu, atau tamu istimewa yang berkunjung ke Maumere.

“Kami datang memberikan pelatihan OK OCE, di rumah aspirasi Maumere. Dan kami menemukan satu potensi yang luar biasa dari emak-emak di Maumere. Mereka sudah mulai berusaha abon ikan tuna, yang sudah mendapatkan tempat di masyarakat sebagai produk kuliner yang bisa diandalkan,” tutur Sandiaga Uno, Senin (25/2/2019).

Sandi menyebut, OK OCE adalah singkatan dari One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship. Programnya, mencetak wirausaha baru, dan memihak kepada pengusaha UMKM. Fokus dari program tersebut, menyasar lima sektor, yakni pemberian modal dan pendampingan usaha, pelatihan oleh pengusaha sukses, garansi inovasi bekerjasama dengan swasta, lulusan SMK langsung dapat kerja serta kredit khusus untuk ibu-ibu.

Masukan-masukan dari emak-emak di Maumere menurutnya, sangat relevan untuk debat ketiga tentang ketenagakerjaan. Emak-emak Maumere, bisa menciptakan ratusan tenaga kerja, peluang usaha bagi ibu-ibu rumah tangga dan menopang ekonomi.

Sandiaga Uno saat tiba di Maumere untuk berdialog dan beratatp muka dengan para pendukungnya. Foto : Ebed de Rosary

“Ini harus menjadi perhatian utama, dan Prabowo-Sandi akan memperhatikan pembangunan manusia khususnya kesejahteraan. Fokus dari Prabowo-Sandi adalah menyejahterakan masyarakat, membuka lapangan kerja dan memastikan harga-harga bahan pokok stabil dan terjangkau,” tegasnya.

Para petani disebut Sandi, mengeluhkan tentang pupuk subsidi yang belum terdistribusi dengan baik. Ini akan menjadi pekerjaan rumah Prabowo-Sandi, bila terpilih nanti agar kesejahteraan masyarakat meningkat. Dikatakannya, kalau Indonesia ingin sejahtera, maka Prabowo-Sandi harus menyejahterakan petani. Yaitu, dengan cara memastikan pupuk terdistribusi dengan baik, subsidinya tepat sasaran, tepat manfaat.

Obat-obatan murah dan terjangkau, bantuan alat-alat pertanian juga harus tepat sasaran. “Tadi dikeluhkan ada bantuan traktor tetapi tidak bisa dipergunakan dan menjadi besi tua. Kebijakan impor beras saat panen akan dihentikan, dan kami memastikan bahwa petani harus sejahtera dan tidak boleh disengsarakan oleh kebijakan mengimpor saat panen raya,” ujarnya.

Kebijakan impor disebut Sandi, sangat tidak menghadirkan rasa keadilan bagi petani. Petani mengeluh karena harga beras saat panen anjlok. Kalau mengenai ketidaktersedian, dipastikannya, data yang dimiliki oleh pemerintah itu data yang sinkron. “Kalau seandainya produksinya cukup buat apa kita impor beras. Ini yang akan kita pastikan agar para petani bsia sejahtera,” ungkapnya.

Dibagian lain, Sandiaga menargetkan bisa meraih suara di NTT, Dia merasa senang sebab sudah diterima dengan baik di Maumere. Sandiaga yakin, bila bekerja dengan iklas, maka Tuhan pasti akan memberi jalan yang terbaik. Kenapa fokus pada emak-emak, Sandi tegaskan, karena emak-emak merupakan penopang usaha rumah tangga. Dikatakannya, dua pertiga ekonomi rumah tangga ditopang oleh emak-emak.

Disaksikan Cendana News, sejak dari bandara Frans Seda Maumere, hingga sampai di rumah aspirasi dan berdialog bersama emak-emak, semua masyarakat terlihat berebut untuk berfoto selfie dengan Sandiaga Uno. Ratusan emak-emak dan para remaja putri terlihat antusias dan berteriak histeris saat Sandi tiba di bandara Frans Seda, termasuk saat tiba di rumah aspirasi. Sandi terlihat sabar melayani keinginan kaum perempuan tersebut untuk berfoto bersamanya.

Lihat juga...