Jalur Sepeda Minim, Pemkot Bekasi Diminta Lebih Peka
Editor: Satmoko Budi Santoso
BEKASI – Jalur khusus sepeda di Kota Bekasi masih sangat minim, sehingga pesepeda merasa terpinggirkan.
Hal tersebut disampaikan Turman, warga Kota Bekasi yang biasa menggunakan sepeda setiap harinya untuk bekerja.
Ia dan sejumlah komunitas pesepeda lainnya di Kota Bekasi, mengeluhkan minimnya jalur sepeda, di Bekasi. Komunitas sepeda beranggapan belum mendapat perhatian maksimal oleh pemerintah daerah setempat akan kebutuhan jalur sepeda.
Hardoko Siwi, warga lainnya, misalnya, ia mengeluhkan susahnya mengendarai sepeda dengan aman dan nyaman di Kota Bekasi. Ia mengaku, sepeda harus dikerumuni oleh pengendara sepeda motor atau mobil dan cukup membahayakan.
“Saya memang senang bersepeda, tapi selama ini jalur khusus untuk sepeda masih minim,” kritik pria yang akrab disapa Koko, Senin (25/2).
Selain minim jalur sepeda, tempat atau lokasi untuk menaruh sepeda di Kota Bekasi pun ikut dikeluhkannya karena terbilang cukup langka. Padahal, imbuhnya, masih banyak komunitas sepeda di Kota Bekasi setiap hari menggunakan sepeda.
Diketahui, jalur sepeda di Kota Bekasi, hanya ada di jalan Ahmad Yani, jalur car free day (CFD). Jalur tersebut hanya difungsikan jika hari minggu di acara CFD. Jalan khusus sepeda lainnya, ada di jalan menuju kantor DPRD Kota Bekasi, tetapi tandanya sudah tidak ada lagi saat ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yulianan, menanggapi hal tersebut mengakui, bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan pemetaan jalur khusus sepeda. Pemetaan untuk memilih jalur tertentu untuk digunakan sebagai jalur sepeda.

Dia mengaku, sudah melakukan koordinasi dalam membahas peruntukan jalur sepeda di Kota Patriot. Koordinasi juga untuk menyusun anggaran dalam pembuatan jalur khusus sepeda.
“Masih kami bahas anggaran peruntukannya, dan yang sudah pasti ada saat ini adalah rambu untuk sepedanya dan jalurnya pun sudah ada, meskipun belum seluruhnya,” ungkap Yayan singkat.