Pemerintah Diminta Edukasi Masyarakat Tani Aceh

Petani tembakau, -Dok: CDN

BANDA ACEH – Pemerintah daerah se-Provinsi Aceh, diminta mengedukasikan ilmu pertanian kepada masyarakat setempat. Hal itu dibutuhkan agar usaha pertanian mereka lebih berkembang.

“Untuk mewujudkan kemandirian masyarakat tani, butuh edukasi dari pemerintah dan kami mendorong pemerintah di Aceh untuk memberikan pembelajaran agar mereka bisa lebih berkembang,” kata Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng meminta.

Menurut Prof Samsul Rizal, Pemerintah harus menyiapkan terobosan nyata, untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Agar mereka, bisa memiliki penghasilan cukup demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Guru Besar Perguruan Tinggi Negari (PTN) Jantong Hate menyebut, rakyat Aceh berharap, pemerintah menawarkan aksi nyata mengentaskan kemiskinan, di provinsi berpenduduk sekitar 5 juta jiwa itu. “Kehadiran semua pihak sangat penting untuk meliterasikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, sesuai dengan profesinya masing-masing,” tambahnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat, penduduk miskin di provinsi setempat pada September 2018 mencapai 831 ribu orang atau 15,68 persen. Jumlahnya bertambah dua ribu orang dari September 2017, yang hanya sebanyak 829 ribu orang. Pemerintah Aceh bertekad menekan kemiskinan satu persen di 2019, seiring dengan telah disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun ini di Desember 2018.

“Kita yakin upaya menurunkan angka kemiskinan Aceh satu persen akan tercapai seiring pengesahan APBA 2019 pada akhir tahun 2018,” kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. (Ant)

Lihat juga...