Jadi Percontohan, Lahan Perkebunan Kopi Arabika di Jambi Diperluas

KERINCI – Lahan perkebunan kopi di Kabupaten Kerinci, Jambi, diperluas. Upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian tersebut, untuk meningkatkan produktivitas komoditas perkebunan tersebut.

Yang menjadi sasaran adalah, perkebunan kopi jenis arabika. Lahan yang akan menjadi proyek percontohan pengembangan jenis kopi arabika, di tahap awal luasnya tiga hektare. “Di sini, ketinggiannya lebih dari 1.400 meter di atas permukaan laut, sehingga cocok untuk kopi arabika. Produktivitas kopi arabika bisa kita tingkatkan dan lahannya bisa kita selamatkan dari risiko kerusakan karena erosi,” kata Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Bambang, dalam kunjungannya ke salah satu lahan perkebunan kopi di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Kerinci, Jambi.

Bambang menyebut, optimalisasi lahan perkebunan dilakukan dengan fertigasi atau fertilisasi dan irigasi tanaman kopi. Terlihat pipa-pipa paralon yang mengalirkan air dari embung, sudah dipasang di lahan tersebut. Diharapkan, dengan pengelolaan serta investasi yang baik, produktivitas kopi arabika di Kabupaten Kerinci bisa ditingkatkan, dari 600 kliogram per hektare, menjadi lebih dari 3 ton per hektare.

Dalam proyek percontohan tersebut, penanaman kopi seluas tiga hektare, akan diikuti dengan diversifikasi tanaman lain. Yang direncanakan adalah, kayu manis, yang juga menjadi komoditas primadona Kabupaten Kerinci selain kopi.

“Kemudian, kami juga akan diversifikasi dengan kayu manis dengan jarak sela 2×2,5 meter ditanami kayu manis, sehingga dari segi erosi bisa ditekan, dari segi estetika juga lebih indah. Dari kejauhan akan terlihat warnanya merah dan hijau,” jelasnya.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal, mengatakan, proyek percontohan kopi arabika di lahan tiga hektare tersebut akan diperluas lagi menjadi 13 hektare. “Itu akan dikembangkan lagi, ditambah 10 hektare menjadi 13 hektare. Untuk percontohan tiga hektare dulu, karena kami mau bangun embungnya dulu,” ungkapnya dalam kesempatan yang sama.

Tahun ini, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mengalokasikan dana Rp4 miliar, untuk peningkatan produktivitas kopi di Kabupaten Kerinci. Direncanakan luas lahannya 500 hektare. Dinas Perkebunan Kabupaten Kerinci mencatat, luas lahan untuk tanaman kopi robusta sekira 6.000 hektare dan kopi arabika 1.800 hektare. (Ant)

Lihat juga...