Harga Bapok di NTB Stabil
Editor: Mahadeva
MATARAM – Harga barang kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) di Nusa Tenggara Barat (NTB), cenderung stabil. Kalupun ada kenaikan, fluktuasinya cenderung masih dalam taraf wajar. Hal tersebut terungkap dari inspeksi yang dilakukan Gubernur Provinsi NTB, Zulkiflimansyah, bersama Satuan Tugas Pangan, di pasar tradisional Kebun Roek, Ampenan Kota Mataram.
“Sekarang, memasuki awal tahun, kita ingin memastikan bagaimana stabilitas harga sejumlah Bapok, makanya langsung turun ke pasar tradisional, berdialog dengan warga dan pedagang,” kata Zul di sela-sela kunjungan ke pasar tradisional Kebun Roek Ampenan, Mataram, Selasa (8/1/2019).
Selain memantau harga Bapok, Gubernur NTB, juga memantau kondisi pasar tradisional. Orang nomor satu di NTB tersebut, ingin memastikan kondisi di bagian dalam pasar, apakah sepenuhnya tertata rapi atau masih dalam kondisi becek.
Sidak juga untuk melihat, keberadaan aset milik pemerintah yang menganggur dan belum dimanfaatkan dengan baik. “Sebagian pedagang bahkan masih berjualan di tempat yang seharusnya menjadi jalan, tapi ditutupi lapak para pedagang, sehingga membutuhkan penataan, ” katanya.
Dengan situasi yang ada, Zul berharap, masyarakat dan pedagang, bisa menjaga kondisi Pasar Kebon Roek. kebersihan perlu dijaga, agar pasar tidak dalam kondisi kotor dan kumuh. “Namanya mengurusi pasar, gampang-gampang susah. Kadang-kadang ada bangunannya tapi belum mau didiami. Saya yakin kedepannya akan kita usahakan lebih baik,” tandas Zul.
Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj. Putu Selly Andayani, yang juga anggota Satgas Pangan mengatakan, sejauh ini harga-harga Bapok di pasar masih aman dan terkendali. Tidak terjadi kenaikan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). “Hasil pantauan Bapok masih aman dan masih dalam batas kewajaran, Satgas Pangan baru akan melakukan tindakan, kalau harga sudah jauh diatas batas kewajaran,” katanya.
Saat ini, harga beras premium di NTB Rp11.000 per-kilogram. Harga beras non premium Rp9.000 per-kilogram. Kemudian cabai rawit, sebelum Rp25.000, naik menjadi Rp30.000. Bawang merah, dari Rp30.000 naik menjadi Rp33.000 ribu. Bawang putih dari Rp18.000 naik menjadi Rp20.000 ribu, telur ayam dari Rp45.000 naik menjadi Rp48.000.