Cabai Rontok Akibat Hama Penyakit Aneh

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Tak hanya merugi akibat anjloknya jual cabai di pasaran, sejumlah petani cabai di Sleman diketahui juga harus merugi akibat serangan hama penyakit.

Hama penyakit yang diduga berasal dari sejenis serangga itu diketahui menyerang tanaman hingga mengakibatkan cabai rontok sebelum siap dipanen.

Seperti dialami salah seorang petani cabai, Sri Suprapti asal Dusun Klero Sumberharjo Prambaban Sleman. Ia menyebut tanaman cabai miliknya seluas kurang lebih 1200 meter persegi diketahui terserang hama penyakit aneh yang baru pertama ditemui tersebut. Penyakit itu menyerang tanaman cabai jenis rawit.

“Kalau dilihat sepintas tanaman memang terlihat bagus. Cabai tumbuh subur dan buahnya besar-besar. Tapi begitu mau panen, banyak cabai yang rontok. Padahal masih berwarna hijau,” katanya kepada Cendananews, Selasa (15/01/2019).

Sri sendiri menjelaskan ciri-ciri tanaman cabai yang terserang hama penyakit yang diduga berasal dari sejenis serangga tersebut. Buah cabai yang terkena penyakit, biasanya terdapat bintik hitam seperti bekas sengatan.

Jika sudah terkena hal itu, biasanya dalam waktu kurang dari satu hari, buah cabai akan langsung rontok. “Kalau sudah ada bintik seperti dientup itu, buah tidak sampai sehari sudah rontok jatuh. Padahal masih muda. Sehari saja saya ambil bisa dapat 5 kilo. Tapi semua masih hijau,” kayanya.

Munculnya penyakit aneh itu, dikatakan Sri mulai menyerang sejak beberapa waktu terakhir. Khususnya saat mulai turun musim hujan. Sebelumnya penyakit semacam ini belum pernah ia temui.

Untuk mengatasi hal itu, Sri sendiri mengaku sudah melakukan berbagai cara termasuk menyemprot pestisida. Namun hal itu tak mampu mengatasi.

“Jelas kita merugi. Walaupun cabai muda yang rontok itu sebagian masih bisa dijual, tapi kan harganya jauh lebih murah. Cuma laku Rp5ribu per kilo. Padahal harga normal, walaupun sekaranh sedang anjlok, masih sekitar Rp20ribu per kilo,” ujarnya.

Ia sendiri hanya bisa berharap agar pihak terkait seperti pemerintah dapat membantu mengatasi persoalan ini. Tidak saja mengatasi serangan hama penyakit, namun juga bagaimana agar harga jual cabai bisa lebih stabil di pasaran. Sehingga petani cabai, khusunya petani buruh seperti dirinya tidak lagi merugi.

Lihat juga...