Anies -Khofifah Ingin Jalin Kerja Sama
Editor: Koko Triarko
JAKARTA – Di sela kunjungannya sebagai Muslimat NU, Gubernur terpilih Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengaku sempat membahas kemungkinan adanya kerja sama ekonomi dan budaya dengan Pemprov DKI Jakarta.
“Di DKI akan dibangun stadion yang bisa dijadikan opsi bagi kegiatan yang multi purpose, itu saya rasa sesuatu yang menginspirasi,” kata Khofifah, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/1/2019).
Dia menjelaskan, bahwa di Jawa Timur belum memiliki stadion yang bertaraf internasional seperti Stadion BMW yang mau dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Selain itu, Khofifah menyampaikan harapan ketika resmi menjabat nanti, dia bisa membangun kerja sama dengan Anies. Kerja sama yang diinginkannya di bidang ekonomi dan budaya.
“Hubungan ekonomi yang selama ini sudah dibangun oleh Pakde Karwo dengan Pak Anies sebagai Gubernur DKI, rasanya harus dikembangkan, ditingkatkan produktivitasnya,” ujar Khofifah.
Mantan Menteri Sosial itu menyatakan, dia dan Anies juga sempat membahas wacana kerja sama antara Jawa Timur dan DKI, baik di sektor ekonomi maupun sosial-budaya.
Kendati demikian, Khofifah menegaskan, pembahasan soal kerja sama itu bukan dalam konteks resmi. Sebab, ia bertemu Anies sebagai Ketua Umum Muslimat NU, bukan kepala daerah.
“Secara informal, karena (saya) belum dilantik (jadi Gubernur Jatim), tentu saya menyampaikan kepada Pak Anies, apa saja yang sudah terbangun antara Jawa Timur dengan DKI Jakarta,” katanya.
Sementara, Gubernur DKI, Anies Baswedan, menyampaikan antusiasmenya menyambut pelantikan Khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur pada Februari mendatang.
Anies mengaku, dia dan Khofifah sudah kenal sejak lama, serta beberapa kali pernah bekerja sama. Anies pun menggarisbawahi kerja sama antara Jatim dan DKI dalam hal perekonomian dan sosial budaya. Dia mengaku senang akan bekerja sama dengan Khofifah.
“Karena dengan Bu Khofifah, kami sudah kerja bersama bertahun-tahun, senang rasanya, bahwa beliau akan bertugas dan insyaallah kerja sama,” kata dia.
Lantas, dia menyebutkan, bahwa dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Borobudur, DKI Jakarta beberapa waktu lalu, diketahui ada banyak pengusaha dari Jawa Timur yang hadir serta meminati potensi bisnis di ibu kota.
“Kami ingin mempertemukan antara kebutuhan di DKI Jakarta terhadap kebutuhan bahan pokok, dengan pasokan ketersediaan dari Jawa Timur,” kata Anies.