Unit Usaha Sumbang Rp80 Juta untuk Koperasi Tamanmartani
Editor: Satmoko Budi Santoso
YOGYAKARTA – Sejak didirikan awal tahun 2018 lalu, unit-unit usaha Koperasi Tamanmartani Sejahtera yang ada di Desa Mandiri Lestari Tamanmartani Kalasan Sleman Yogyakarta, telah mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp80 juta dalam waktu kurang dari satu tahun.
Pendapatan itu diperoleh dari sejumlah unit usaha yang didirikan Yayasan Damandiri di Desa Mandiri Lestari Tamanmartani, baik itu warung kafe rakyat Damandiri, homestay Damandiri milik warga desa, maupun unit usaha kecil warung kuliner lewat program gerobak Damandiri.

Manajer Koperasi Tamanmartani Sejahtera, yang merupakan induk pengelola seluruh kegiatan di Desa Mandiri Lestari Tamanmartani, Maimunah, mengatakan, pendapatan Koperasi Tamanmartani Sejahtera paling besar bersumber dari warung kafe rakyat Damandiri yang menyumbang pendapatan Rp55 juta. Warung ini mulai beroperasi sejak Januari 2018 lalu.
Pendapatan lainnya bersumber dari komisi atau fee usaha 12 unit homestay sebesar 25 persen yang mulai beroperasi sejak Februari 2018, yakni mencapai Rp 15juta. Serta komisi atau fee dari usaha 2 unit UKM kuliner sebesar 5 persen, yang baru berjalan sekitar April-Mei 2018 yakni sebesar Rp9 juta.
“Yayasan Damandiri melalui Koperasi Tamanmartani Sejahtera membantu membangun 12 rumah warga menjadi homestay. Termasuk dalam hal pemasaran. Sehingga koperasi mendapatkan fee 25 persen dari pendapatan homestay. Begitu juga untuk warung kuliner. Karena telah membantu gerobak dan tempat, maka koperasi mendapatkan fee sebesar 5 persen,” jelasnya, Senin (26/11/2018).
Dijelaskan Maimunah, seluruh penghasilan sejumlah unit usaha itu masuk ke kas koperasi, untuk selanjutnya dimanfaatkan sebagai aset. Koperasi Tamanmartani Sejahtera sendiri, saat ini telah memiliki aset dana senilai Rp1,3 miliar. Dana itu telah jauh berkembang dari sebelumnya yang hanya Rp300 juta pada awal berdiri tahun 2005, bersumber dari dana PNMP.