PPA Investasikan Dana Rp2 Triliun di Segala Sektor

Ilustrasi investasi - Foto: Dokumentasi CDN

BANYUWANGI – PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), sudah menginvetasikan dana Rp2 triliun di berbagai sektor bisnis. Investasi tersebut terhitung dilakukan sejak awal 2018 lalu.

Upaya investasi tersebut, dalam upaya menambah pendapatan perseroan. “Jajaran direksi sudah sepakat, ke depan investasi secara progresif sedang dan akan dilakukan. Perseroan harus bisa cari uang,” kata Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Henry Sihotang, di Banyuwangi, Jumat (16/11/2018).

Investasi dilakukan di bidang usaha pupuk di Gresik, timah dan smelter di Bangka Belitung, kelapa sawit di Riau, manufaktur di Surabaya, hingga kapal terapung untuk konversi LNG jadi gas yang disalurkan sebagai pembangkit listrik di Bali. Investasi yang dilakukan, tidak semuanya berupa pembangunan pabrik atau bidang usaha baru. Tetapi ada pula investasi yang dilakukan kepada pabrik yang merugi, diberikan suntikan dana oleh PT PPA.

Nilai investasi yang sudah mencapai Rp2 triliun, dipastikan akan bertambah di 2019. Peningkatan, dilakukan dengan terus mencari peluang investasi, yang dinilai menguntungkan.

PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), didirikan pada 27 Februari 2004, melalui Peraturan Pemerintah (PP) No.10/2004, sebagai sebuah perseroan, yang mengemban tugas utama mengelola aset-aset eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), yaitu aset berupa kredit, saham maupun properti.

Melalui PP No.61/2008, tertanggal 4 September 2008, Pemerintah memperluas maksud dan tujuan PPA, dengan menambah ruang lingkup tugas baru setelah pengelolaan aset eks BPPN. Dilakukan upaya restrukturisasi dan atau revitalisasi Badan Usaha Milik Negara, kegiatan investasi, serta kegiatan pengelolaan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Optimalisasi kinerja PPA, terus diupayakan melalui penyempurnaan strategi dan usaha guna mencapai kinerja terbaik. “Jadi memang menurut peraturan pemerintah, perseroan memungkinkan untuk melakukan investasi seperti yang sudah dan akan kami lakukan,” pungkas Henry. (Ant)

Lihat juga...