Pesisir Selatan Tanam Padi Secara Serentak
Editor: Mahadeva WS
PESISIR SELATAN – Petani di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, diminta melakukan penanaman padi secara serentak. Kebijakan yang diusulkan pada awal musim tanam di penghujung tahun ini, diharapkan dapat untuk meminimalisir serangan hama.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pesisir Selatan, Jumsu Trisno, mengatakan, pola tanam padi serentak, diperkirakan bisa meminimalisir ancaman serangan hama. Hal itu untuk, menunjang peningkatan produksi padi.
Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pesisir Selatan, terus mendorong petani untuk mempertahankan pola tanam serentak di setiap musim tanam. “Kami melihat, penerapkan pola tanam serentak, mampu menangkal serangan hama, terutama untuk padi. Pola tanam serentak dua kali dalam satu tahun, bisa dilakukan pada lahan seluas 30.344 hektare, yang memiliki pengairan terjamin dan tersebar di 15 kecamatan yang ada,” katanya, Senin (19/11/2018).
Tahun ini, di sawah yang telah mendapatkan jaringan irigasi, ditargetkan mampu memproduksi tujuh ton padi per hektare. Upaya tersebut, didukung penyedian bibit unggul, serta penerapan teknologi pertanian.
Untuk stok pangan, pemerintah daerah mengimbau, petani tidak menjual habis hasil panennya. Petani diminta untuk menyisihkan sebagian hasil panen untuk konsumsi sendiri. “ Tujuannya, agar ketersediaan pangan tetap terjaga, terutama sekali di tingkat masyarakat petani,” tandasnya.
Saat ini, rata-rata musim tanam di Pesisir Selatan dua kali setahun. Luas lahan padi mencapai 30.344 hektare. Guna mendukung pertanian, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) petani. Serta membantu melalui program bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan).