Pelayanan di RSUD Larantuka Dinilai Belum Sesuai Standar

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LARANTUKA – Pelayanan kesehatan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hendrik Fernandez Larantuka harus diperbaiki, mengingat selama ini dinilai belum terlalu memuaskan pasien.

Yamin Lewar mantan pimpinan di RSUD dr.Hendrik Fernandez Larantuka.Foto : Ebed de Rosary

“Harus ada perbaikan dengan meningkatkan kualitas perawat dan dokter yang bertugas di rumah sakit ini. Banyak sekali pelayanan kesehatan yang diberikan masih belum sesuai standar pelayanan,” ungkap Yamin Lewar, mantan pimpinan di rumah sakit ini, Jumat (30/11/2018).

Yamin berharap agar pimpinan rumah sakit pemerintah ini sering melakukan kontrol saat malam hari untuk dapat mengecek para petugas medis yang bertugas.

“Banyak tenaga medis seperti perawat yang kualitas kerjanya masih perlu ditingkatkan termasuk cara-cara melayani pasien dengan baik dan benar. Harus diberikan pelatihan ataupun mengikuti seminar untuk meningkatkan kapasitas mereka,” pintanya.

RSUD dr.Hendrik Fernadez juga harap Yamin harus ada spesifikasinya agar bisa melayani pasien seluruh pulau Flores dan Lembata. Beberapa peralatan medis dan tenaga dokter ahli perlu disiapkan agar mutu pelayanan terus semakin baik.

“Pemerintah harus berjuang agar rumah sakit satu-satunya milik pemerintah daerah Flores Timur ini bisa naik kelas dari tipe C ke tipe B. Kalau mau maju pemerintah harus berani memperbaiki segala fasilitas dan tenaga kesehatannya bisa jadi rumah sakit rujukan bagi pasien dari daerah lain di Flores dan Lembata,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon mengatakan, pemerintah daerah memang bertekad untuk meningkatkan pelayanan dan ingin berjuang meningkatkan status rumah sakit ini.

“Kami sedang bekerja untuk melakukan pembenahan termasuk melengkapi berbagai fasilitas yang ada di rumah sakit ini. Nantinya akan menjadi sebuah lembaga otonom dengan skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” ungkapnya.

Meski berstatus BLUD namun rumah sakit ini, kata Anton, sapaannya tetap berada di bawah pengawasan dinas Kesehatan kabupaten Flores Timur. Memang ada banyak hal yang harus dilakukan agar statusnya bisa ditingkatkan dan standar pelayanan bisa lebih baik.

Lihat juga...