Panen Melimpah Sebabkan Harga Jual Kelapa di Lamsel, Anjlok
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Keluhan sejumlah petani pekebun komoditas kelapa di wilayah Lampung Selatan, kembali terjadi sejak dua bulan terakhir. Mat Supi, salah satu pemilik usaha jual beli hasil pertanian membenarkan, jika harga kelapa turun sejak September, silam.
Menurutnya, anjloknya harga kelapa karena hasil panen yang melimpah dari sejumlah kebun milik petani. Kisaran penurunan harga kelapa mencapai Rp900 hingga Rp1.000 per butir di tingkat petani.
Mat Supi menyebut, di sejumlah pengepul hasil pertanian, stok kopra sangat melimpah dan sebagian belum dikirim ke Pulau Jawa. Sekali pengiriman kelapa untuk bahan bumbu, Mat Supi mengirim sekitar 10.000 butir untuk wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta. Memanfaatkan kendaraan ekspedisi, selain mengirim kelapa ia juga mengirim komoditas pertanian lain berupa nangka, sayur, pisang, petai serta berbagai jenis buah-buahan.
Menurutnya, empat bulan sebelumnya, saat memasuki musim kemarau, harga kelapa masih berkisar Rp1.000 untuk kelapa kualitas biasa. Kini harga kelapa dengan kualitas yang sama dibeli dengan harga Rp750 per butir.
Kelapa kualitas sedang semula dibeli Rp1.500, kini dibeli Rp1.200 per butir, dan kelapa kualitas super semula Rp2.000 dibeli dengan harga Rp1.800 per butir.
