Jelang Kenduri Maulid, Permintaan Daging di Aceh Meningkat

Ilustrasi - Daging sapi -Dok: CDN

BANDA ACEH – Sejumlah pedagang daging beberapa pasar di Aceh Besar dan Banda Aceh menyebut, permintaan daging segar meningkat. Peningkatan terjadi, menjelang kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Permintaan daging menjelang kenduri maulid mulai meningkat. Peningkatan permintaan sudah terjadi sejak beberapa hari lalu,” kata Aziz Awee, pedagang daging di Pasar Lambaro, Aceh Besar, Selasa (20/11/2018).

Menurut Aziz, peningkatan yang terjadi, mencapai dua kali lipat dari kondisi biasa. Peningkatan tersebut, diukur dari jumlah sapi atau lembu yang disembelih dan dijual setiap hari. Dalam kondisi biasa, perhari hanya seekor lembu yang disembelih dan dijual per hari.

Sementara menjelang kenduri maulid, dua ekor lembu setiap harinya disembelih untuk dijual dagingnya di pasar. “Sebelum kenduri maulid, biasanya kami menjual daging dengan ukuran satu ekor sapi, kini menyembelih dan menjual dua ekor. Berat sapi berkisar antara 200 hingga 250 kilogram,” sebut Aziz Awee.

Meski mengalami peningkatan permintaan, Aziz menyebut,  harga tidak mengalami kenaikan. Hal itu dikarenakan, harga sapi atau lembu yang dijual peternak juga tidak naik. “Harga lembu masih tetap di kisaran Rp30 juta, jadi kami tidak menaikkan harga. Kenaikan harga daging biasanya terjadi pada hari meugang, menjelang bulan puasa maupun Idul Fitri dan Idul Adha,” ungkap Aziz.

Kenaikan harga daging, dipicu meningkatnya harga sapi. Pada saat meugang, harga daging di Pasar Lambaro, Aceh Besar, bisa mencapai Rp150 ribu per kilogram. “Saat ini harga daging kualitas nomor satu dijual Rp130 ribu per kilogram. Sedangkan kualitas nomor dua Rp120 ribu per kilogram. Harga masih normal,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...