Fasilitas Pengolahan Air Bersih di Donggala Dioperasikan

Ilustrasi air bersih - Dokumentasi CDN

JAKARTA – Tim Siaga Bencana, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kembali mengoperasikan dua unit fasilitas pengolahan dan penyediaan air bersih siap minum, di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kedua fasilitas pengolahan air tersebut, dipasang di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulteng (BPBD), dan kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Donggala. “Kedua fasilitas pengolahan air tersebut  telah beroperasi, diharap dapat memenuhi kebutuhan air minum dan air bersih bagi 1.776 jiwa pengungsi, yang menetap di tiga pos pengungsian,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Senin (12/11/2018).

Bupati Donggala, Kasman Lassa, telah mengunjungi lokasi untuk melihat secara langsung pengoperasian dua unit fasilitas Water Treatment, yang diadakan oleh Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM bersama mitra kerja sektor pertambangan. Fasilitas Water Treatment, sangat membantu mengatasi kesulitan air minum dan air bersih, yang dihadapi masyarakat Kabupaten Donggala. Terutama mereka, yang masih menetap di lokasi-lokasi pengungsian.

Masyarakat Donggala, diminta ikut menjaga dan merawat kedua fasilitas tersebut. Dua unit Water Treatment di Kabupaten Donggala tersebut, bagian dari program Air Bersih Siap Minum dari Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM. Keberadaanya, untuk memenuhi kebutuhan air minum dan air bersih bagi sekira 20.000 jiwa pengungsi, dan masyarakat di Sulteng pascabencana gempa-tsunami 28 September 2018.

Sebelumnya, pertengahan Oktober lalu, tiga unit fasilitas pengolahan air, juga telah beroperasi di tiga lokasi posko pengungsian, yaitu Posko Pengungsi Masjid Agung Palu, Posko Pengungsi pesantren Majelis Dzikr Habib sholeh, Jalan Kabonena Palu dan di Posko Pengungsi Rumah Sakit Lapangan Bundaran Biromaru, Sigi. (Ant)

Lihat juga...