Cukur Persiraja 5-0, PSS Lolos ke Semifinal Liga 2

Editor: Satmoko Budi Santoso

SLEMAN – PSS Sleman memastikan lolos ke semifinal Liga 2 2018. PSS lolos setelah meraih kemenangan besar 5-0 atas lawannya, Persiraja Banda Aceh di laga terakhir babak 8 Besar Grup B di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (21/11/2018).

Dengan kemenangan itu, PSS tampil sebagai juara grup dengan poin 10. Sedangkan Persita Tangerang secara mengejutkan mendampingi PSS ke semifinal. Persita lolos setelah menaklukkan tuan rumah Madura FC 2-1.

Melaju ke 4 Besar, PSS tinggal selangkah lagi memenuhi mimpi promosi ke Liga 1 musim depan. Di semifinal, mereka berhadapan dengan Kalteng Putera yang menjadi runner up Grup A. Persita sendiri berjibaku melawan juara grup, Semen Padang.

Di laga penentuan itu, striker veteran Cristian Gonzales kembali menjadi bintang kemenangan PSS. Pemain naturalisasi ini untuk kedua kali secara berturut-turut mencetak hat-trick. Sebelumnya, dia membuat tiga gol saat PSS menang 4-1 atas Persita.

Gol pertama sekaligus membuka pesta kemenangan Laskar Elang Jawa diciptakan Gonzales di menit 11. Selanjutnya, dia mencetak dua gol lagi hanya dalam tempo dua menit. Gol keduanya tercipta di menit 55 dan kemudian 57.

Gelandang Dave Mustaine memantapkan keunggulan PSS lewat tendangan jarak jauh di menit 60. Sedangkan Aditya Putra Dewa menutup kemenangan tuan rumah lewat golnya menit 88.

Pelatih Seto Nurdiantara mengungkapkan kepuasannya atas kemenangan besar sekaligus lolos ke semifinal. Dirinya tidak hanya mengapresiasi Gonzales tetapi juga semua pemain yang mampu mengatasi beban harus menang di pertandingan terakhir tersebut.

“Naluri gol Gonzales sangat bagus. Saya tetap mengapresiasi dia. Hanya yang terutama adalah proses. Gol-gol Gonzales tercipta lewat proses. Ini yang kami cari di setiap pertandingan,” kata Seto.

“Ini hasil yang melegakan. Meski demikian, kami sempat khawatir karena Persiraja tampil impresif di menit-menit awal. Beruntung kami mencetak gol di babak pertama. Ini menjadikan pemain lebih enjoy di babak kedua,” ujarnya.

Setelah lolos ke semifinal, Seto tegaskan perjalanan PSS menuju Liga 1 belum berakhir. Mereka harus bisa masuk final sekaligus memastikan tiket ke kasta tertinggi.

“Perjalanan kami belum berakhir. Pemain harus fokus di laga semifinal karena lawan yang dihadapi pun tidak mudah,” jawab Seto.

Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, mengungkapkan kekecewaannya karena gagal melaju ke semifinal. Menurut dia, skor besar yang tercipta di pertandingan itu sesungguhnya tidak mencerminkan ketimpangan kedua tim.

“Ini pertandingan yang menarik. Kedua tim saling menyerang karena ini pertandingan hidup mati tidak hanya bagi Persiraja tetapi juga PSS. Kami memang butuh satu poin untuk lolos. Ini yang menjadikan kami bermain terbuka. Hanya, kami terlalu cepat kebobolan. Skor besar tidak mencerminkan kekuatan tim karena kami sesungguhnya mampu mengimbangi mereka,” tutur Akhyar.

Dia juga menyoroti kinerja wasit yang buruk. Menurut dia, wasit terlalu mudah mengangkat bendera sebagai tanda offside setiap kali pemainnya menyerang. Sebaliknya, pemain PSS kerap membuat pelanggaran di daerah pertahanan sendiri, namun wasit membiarkannya.

Lihat juga...