Bibit Padi Ciherang Jadi Primadona di Lombok

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Gacing membersihkan padi jenis Ciherang yang hendak ditanam di lahan sawah miliknya. Foto: Turmuzi

LOMBOK — Memasuki musim hujan tahun ini, sebagian masyarakat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mulai menanam, terutama masyarakat yang memiliki lahan tadah hujan. Dari sekian banyak pilihan bibit yang ada, jenis ciherang paling diminati, baik dengan pola tanam Gogorancah (Gora) maupun pola tanam jajar legowo.

“Bibit padi jenis ciherang banyak ditanam, selain lebih tahan penyakit, hasil panen juga lebih banyak dibandingkan jenis lainnya,” kata Gacing, petani Lombok Tengah, Senin (19/11/2018).

Selain itu padi ini bulirnya lebih banyak berisi daripada yang kosong. Paling mudah rontok, makanya oleh banyak buruh paling disukai untuk dipanen. Gacing juga mengakui, dirinya sudah beberapa tahun terakhir selalu menanam padi jenis ciherang.

Multazam, petani lain mengatakan, padi ciherang dalam beberapa tahun terakhir memang banyak ditanam warga, karena tidak mudah terkena hama penyakit, seperti walang sangit maupun wereng dan puso.

Pengalaman musim tanam tahun lalu, padi ciherang tetap sehat, meski banyak tanaman padi milik petani lain terserang penyakit puso maupun wereng.

“Selain tahan penyakit, hasil panen yang lebih banyak dibandingkan jenis bibit padi lain, menjadi alasan sebagian masyarakat memilih menanam padi ciherang,” katanya.

Lihat juga...