Waduk Wonorejo di Balikpapan, Diperluas

Editor: Koko Triarko

Waduk Wonorejo, -Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN – Sejak tiga tahun terakhir, upaya meminimalisir terjadinya banjir di Kota Balikpapan terus dilakukan oleh pemerintah setempat. Mulai dari upaya jangka pendek dengan pengerukan sedimen di berbagai drainase maupun waduk, dan program jangka panjang dengan perluasan sungai Ampal maupun pembenahan waduk Wonorejo.
Salah satu upaya meminimalisir banjir di kawasan Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, adalah dengan melakukan pembenahan waduk Wonorejo seluas 3,2 hektare. Untuk melakukan perluasan tersebut, Pemerintah Kota menganggarkan Rp4 miliar.
Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rita. –Foto: Ferry Cahyanti
“Anggaran yang disediakan itu nantinya untuk penggalian sedimen di waduk, dan penggantian pintu waduk yang selama ini mengalami kerusakan,” ucap Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Rita, Senin (22/10/2018).
Waduk Wonorejo yang sudah ada sejak 2001, itu juga akan diperluas agar dapat menampung air dengan jumlah volumen yang lebih besar.
“Dikeruk karena terjadinya pendangkalan akibat sedimen tanah dan gulma. Peluasan juga dilakukan, agar air bisa menampung lebih banyak dan mengalirkan air secara perlahan dengan mencegah air keluar ke jalan,” tutur perempuan berjilbab ini.
Rencananya, perluasan akan dilakukan hingga 10 hektare, dan upaya yang dilakukan dalam memperluas baru separuhnya. “Kalau sudah berfungsi dengan baik, waduk ini akan mengurangi banjir yang ada di Batu Ampar dan sekitarnya,” tandasnya.
Dia menargetkan, pengerukan waduk akan selesai pada akhir Desember 2018. Beberapa proyek lainnya juga tengah dilakukan, untuk mencegah banjir, seperti Sepinggan Baru, Jembatan Batakan dan kawasan gunung Malang.
“Perluasan waduk ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi waduk sebagai pengendali banjir,” sebut Rita.
Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Gunung Samarinda, Andrie, mengatakan, setiap hujan dengan intensitas yang tinggi kawasan Gunung Samarinda Baru ini dilanda banjir. Tapi, tidak berangsur lama.
“Memang banjirnya tidak lama, tetapi kalau banjir yang jelas mengganggu. Makanya, dengan pengerukan waduk sangat membantu, agar tidak meluap ke jalan dan tidak menganggu aktivitas kita,” ujarnya.
Lihat juga...