Percepat Rehabilitasi, Lombok Utara Jalin Banyak Kerjasama
Editor: Mahadeva WS
LOMBOK UTARA – Guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa, Pemkab Lombok Utara, menjalin kerjasama di bidang kesehatan, pendidikan dan pertanian termasuk pelayanan dasar dengan sejumlah pihak.
Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar, mengungkapkan, dengan kondisi terkini di Lombok Utara, kerjasama sangat penting dan dibutuhkan, untuk membangun kembali daerah yang rusak karena benca, termasuk mempercepat proses pemulihan. “Sangat memberikan manfaat, misalkan hak hukum masyarakat, sehingga kami memberikan kesadaran, memberikan hak hukum seperti mendapatkan KTP dan lainnya,” tandas Najmul, usai bertemu Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox, Jumat (26/10/2018).
Meski dilanda bencana, proses pelayanan publik seperti pembuatan akte tetap diberikan. Masyarakat yang melahirkan di rumah sakit, tetap bisa langsung membawa pulang akte kelahiran saat pulang.
Hingga kini, Nakjmul, masih belum bisa memprediksi, berapa lama proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dilalui daerahnya. “Meski demikian, semangat bangkit masyarakat untuk bangkit luar biasa, pedagang, petani dan guru sudah mulai aktif menjalankan aktifitas sebagaimana mestinya,” tandasnya.
Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox, menyebut, pihaknya sengaja datang ke Lombok, untuk melihat kondisi terkini daerah tersebut, pascagempa. “Kami datang untuk melihat secara langsung keadaan di masyarakat, memastikan bagaimana pelayanan sosial dasar seperti pembuatan KTP dan akte kelahiran” kata Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox.
Jaminan mendapatkan pelayanan dasar, seperti KTP dan akte, sangat penting. Sarana tersebut dibutuhkan, untuk bisa mengakses layanan lain seperti layanan pendidikan dan kesehatan. Terlebih usai dilanda bencana. Pascagempa, banyak masyarakat yang kehilangan dokumen penting, seperti KTP. Melalui kerjasama, nantinya dapat membantu dan mendorong pemerintah bisa memberikan layanan lebih maksimal.
Selain beberapa bidang layanan kependudukan, bidang pertanian dan ekonomi masyarakat, juga menjadi perhatian. Upaya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui UKM, yang sebelumnya telah mendapatkan program kemitraan, akan ditingkatkan lagi. “Harapannya, melalui hubungan ini, bisa membantu memulihkan kehidupan masyarakat yang tinggal di Lombok Utara, termasuk beberapa daerah lain yang terdampak gempa,” tambahnya.
Dari seluruh naskah kerjasama dengan Pemda Lombok Utara, Australia akan menggelontorkan anggaran senilai Rp2 juta hingga Rp3 juta dolar Australia. Bantuan disalurkan, melalui NGO Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (Kompak).