Kerajinan Gitar di Lebak Mampu Serap Tenaga Kerja
LEBAK — Kerajinan gitar yang dikembangkan masyarakat Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menciptakan lapangan pekerjaan tenaga lokal sehingga mampu mengendalikan urbanisasi dan pengangguran.
“Kami memproduksi gitar dapat membantu ekonomi masyarakat setempat,” kata Ujang Iwan, seorang perajin di Lebak, Rabu (19/9/2018).
Produksi gitar miliknya itu bermerk “Gitar Gore” dan menyerap tenaga kerja sebanyak tiga orang.
Saat ini, produksi gitarnya juga banyak pesanan dari daerah lain, seperti Pulau Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi. Selain itu juga permintaan dari wilayah Banten, DKI Jakarta, Bogor dan Bandung.
Selama ini, kata dia, pemasaran gitar melalui media online, seperti facebook, istagram dan twitter. Di samping itu juga ada pembeli langsung mendatangi tempat kerajinan di Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak.
“Kita hanya mampu memproduksi antara 20-30 unit gitar per bulan dan dengan pendapatan kotor Rp25 juta per bulan,” katanya.
Begitu juga Soni, seorang perajin mengatakan dirinya memproduksi gitar sudah lima tahun terakhir dan menyerap tenaga kerja lima orang. Kebanyakan produksi gitar itu dipasarkan di Jakarta untuk permintaan pedagang. Para pedagang lebih memilih gitar dari perajin karena kualitasnya cukup bagus dibandingkan pabrikan.
Kelebihan gitar perajin itu memiliki bunyi tersendiri karena menggunakan bahan baku kayu albasia dan mahoni. “Kami menjual gitar akustik dan elektrik mulai Rp750 ribu sampai Rp6 juta per unit,” katanya.
Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Omas Irawan mengatakan saat ini perajin gitar di Lebak berkembang dan tidak berdampak melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Berkembangnya kerajinan gitar tentu akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat juga menyerap tenaga kerja lokal. Kebanyakan perajin gitar itu menggunakan peralatan manual sehingga produksinya relatif terbatas.
Pemerintah daerah ke depan akan mengusulkan anggaran agar perajin gitar menerima bantuan peralatan guna meningkatkan produksi. “Kami mendorong perajin gitar terus tumbuh sehingga menyumbangkan ekonomi masyarakat setempat,” katanya. (Ant)