MEDAN – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, Sumatra Utara, meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumut, agar tetap melindungi satwa langka gajah yang berada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Aek Nauli, Kabupaten Simalungun.
“Satwa tersebut, benar-benar harus dijaga dari aksi perburuan liar, dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut, Dana Prima Tarigan, di Medan, Jumat (21/9/2018).
Selain itu, menurut dia, gajah yang hidup di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli itu, juga jangan sampai sakit.
“Karena hal itu, merupakan tanggung jawab Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut, dalam melindungi satwa gajah,” ujar Dana.
Ia mengatakan, satwa gajah Sumatra atau Elephas Maximus Sumatranus, ditempatkan di hutan Aek Nauli agar dapat terlindungi dari aksi perburuan liar.
Kelestarian gajah tersebut, harus dijaga dan jangan sampai mengalami kepunahan.
“Gajah yang ditempatkan di kawasan hutan Aek Nauli, juga harus diberi makanan yang bergizi, sehingga hewan tersebut sehat,” ucap dia.
Dana menambahkan, setiap saat dokter hewan yang mengawasi gajah tersebut, aktif memeriksa kesehatan satwa langka tersebut.
Tempat pelestarian gajah di kawasan hutan Simalungun atau sekitar 110 Km arah Selatan Kota Medan, juga memberikan nilai tambah pagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
Sebab, selama ini tempat pelatihan dan pelestarian satwa gajah itu, hanya terdapat di Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumut.
“Jadi, saat ini di Sumut ada dua lokasi tempat pelestarian satwa gajah dan mendapat kunjungan wisatawan di tanah air maupun luar negeri,” kata Pemerhati Lingkungan itu.
Satwa langka, yakni Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) yang dikembangkan di area Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC) di atas lahan seluas 1.900 hektare.
Program tersebut diselenggarakan dalam rangka melestarikan lingkungan hidup, khususnya untuk menjaga tumbuhan dan satwa endemik yang dilindungi.
Pemberian bantuan pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman pohon serta pemberian bantuan sarana pakan.
Kegiatan konservasi diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi semua pihak, sebagai wujud tanggung jawab terhadap lingkungan maupun tumbuhan dan satwa dilindungi. (Ant)