Amankan Demonstrasi, Polisi Medan Diinstruksikan Kedepankan Sikap Humanis
MEDAN — Kapolrestabes Medan, Kombes Polisi Dadang Hartanto, menginstruksikan anggota kepolisian untuk selalu mengedepankan sikap humanis ketika mengamankan demonstrasi oleh sekelompok mahasiswa.
“Hal itu dilakukan agar dapat mengantisipasi tidak terjadinya bentrok dan suasana di Kota Medan tetap kondusif,” kata Kombes Pol. Dadang di Medan, Rabu (26/9/2018).
Pada hari Rabu, massa dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Medan menggelar kembali aksi di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Medan.
Guna mengamankan aksi demo tersebut, ratusan personel Polrestabes Medan terpaksa turun tangan mengamankan unjuk rasa itu.
Gelombang aksi unjuk rasa tersebut terkait dengan terjadinya bentroknya dua kubu massa demonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara, Medan, Kamis (20/9).
Untuk pengamanan demo itu, Polrestabes Medan tetap menurunkan personel dengan skala besar. “Hal itu mengantisipasi terjadinya kerusuhan saat masyarakat menyampaikan aspirasi di muka umum,” kata Dadang.
Kapolrestabes Medan langsung memimpin pengamanan, kemudian menginstruksikan personel kepolisian untuk mengedepankan sikap humanis.
“Saya minta seluruh perwira jajaran agar tetap humanis saat mengamankan aksi demo,” ucapnya.
Sebelumnya, dua kelompok pengunjuk rasa terlibat bentrokan ketika menyampaikan aspirasi di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara, Medan, Kamis (20/9).
Bentrokan itu terjadi antara massa dari “Masyarakat Cinta NKRI” dengan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Medan yang menyampaikan aspirasi.
Awalnya, unjuk rasa berjalan dengan tenang ketika massa dari Masyarakat Cinta NKRI menyampaikan aspirasi berupa apresiasi atas pemerintahan Presiden RI Joko Widodo.
Massa juga meminta berbagai pihak untuk menghentikan politisasi terhadap isu pelemahan ekonomi dan rupiah.
Setelah aspirasinya diterima perwakilan DPRD Provinsi Sumut, massa tidak langsung membubarkan diri. Namun, mereka bertahan di depan gerbang utama lembaga legislatif itu. (Ant)