Tim Gabungan Masih Padamkan Kebakaran Hutan di Bengkalis

BENGKALIS – Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Lekotl Inf Timmy Prasetya Harmianto mengatakan, tim gabungan dari satgas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih melakukan pemadaman di lapangan. Api dalam sepekan ini membakar sejumlah lahan di daerah setempat.

“Tim gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) saat ini terus bekerja secara maksimal memadamkan api di lokasi karhutla yang terjadi di Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bathin Solpan,” ujar Lekol Inf Timmy Prasetya Harmianto, Minggu (19/8/2018).

Kendala yang dihadapi di lapangan di antaranya, akses menuju lokasi yang sangat jauh. Tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat, ditambah faktor cuaca, sumber air yang sulit dan struktur tanah gambut. “Kami tetap selalu berupaya melakukan pemadaman dari jalur darat, dan bantuan pengeboman air atau waterbombing, dan berharap hujan bisa turun di lokasi yang terbakar mengingat lokasi gambut yang mudah atau cepat terbakar,” kata Timmy.

Mengenai adanya perintah Danrem untuk menembak pelaku pembakar lahan, dinilai Timmy sebagai keseriusan TNI terhadap pelaku yang tidak bertanggung jawab. Bahkan tim yang bekerja saat ini tanpa ada hari libur, dalam upaya membebaskan Riau dari asap, karena ada perhelatan Asian Games.

“Perintah tersebut jangan disalahartikan dahulu, yang jelas perintah tersebut merupakan bentuk keseriusan dari Komandan Korem yang juga sebagai Ketua Satgas Karhutla dalam memerangi pelaku pembakaran lahan,” kata Dandim.

Dandim mengimbau, masyarakat untuk menjaga lahan, dan hutan jangan sampai terbakar. Jangan ada yang berpikir membakar lahan untuk membuka perkebunan, karena lebih banyak kerugian dari pada untungnya. “Keuntungan hanya sebagian kelompok saja, tapi kerugian ditangung oleh semua orang, dan tinggalkan cara-cara tersebut, lebih banyak mudaratnya dari pada untungnya,” ujar Damdim.

Sekretaris BPBD Bengkalis, Jamaludin mengatakan, hingga kini karhutla masih terjadi di Kecamatan Mandau, Pingir dan Kecamatan Bathin Solapan.  Di Kecamatan Mandau, lahan yang terbakar milik warga Jalan Tegar RT.05 /RW.17 Kelurahan Pematang Pudu. Perkiraan luas yang terbakar mencapai dua hektare.

“Api sekarang masih besar dan ditambah dorongan angin kencang. Jarak tempuh dari Kota Duri ke akses lokasi mencapai 15 kilometer, dan tim yang turun memadamkan api dari BPBD, Pusdatin, TNI dan masyarakat setempat,” jelas Jamaludin.

Di Kecamatan Bathin Solpan, lahan masyarakat juga masih terbakar. Tepatnya di Jalan Cucut RT.02 RW 06, Desa Buluh Manis. Perkiraan luas lahan yang terbakar mencapai tiga hektare. “Tim dari Damkar Kecamatan Mandau, TNI, BPBD masih melakukan pemadaman terhadap api yang masih menyala saat ini dilokasi tersebut,” tambah Jamaludin.

Untuk wilayah Kecamatan Pinggir, lokasi karhutla di Desa Buluh Apo RT.01/RW.01 Perbatasan Sam Sam Kabupaten Siak yang terbakar sudah dalam tahap pendinginan. “Lokasi tersebut sudah berhasil dipadampakn dan dalam tahap pendinginan, luas yang terbakar mencapai 55 hektare,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...