Penyerapan Beras Bulog Pekalongan Baru 42 Persen
PEKALONGAN – Penyerapan beras petani oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Pekalongan, Jawa Tengah, baru mencapai 42 persen. Sementara di 2018 ini, ditargetkan, penyerapan beras petani mencapai 96 ribu ton.
Kepala Sub Divre Pekalongan, Rasiwan mengatakan, hingga awal Agustus 2018 penyerapan beras dari petani sudah mencapai sekira 40 ribu ton atau sekitar 42 persen. Sejumlah daerah tercatat saat ini sudah memasuki masa panen padi kedua. Daerah-daerah tersebut antara lain, Kabupaten Brebes, Pemalang, dan Kabupaten Batang.
“Kami optismistis target penyerapan beras di 2018 sebanyak 96 ribu ton ini akan terlampaui, apalagi saat ini sejumlah wilayah daerah sudah memasuki masa panen,” katanya, Kamis (2/8/2018).
Saat ini stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Sub Divre Pekalongan, ada sekira 26 ribu ton. Jumlahnya diperkirakan mencukupi kebutuhan antara lima hingga enam bulan ke depan. “Saat ini, penyerapan terus berjalan dengan memanfaatkan sejumlah wilayah yang sedang memasuki masa panen kedua seperti di Brebes, Pemalang, dan Batang,” katanya.
Selain beras, saat ini di Kabupaten Brebes sedang memasuki masa panen bawang merah. Dengan demikian, ketersediaan komoditi tersebut sedang berlimpah. “Komoditas bawang merah Brebes kini sudah mampu menembus pasar mancanegara seperti Thailand, Taiwan, dan sejumlah negara di Asia. Pada Rabu (1/8/2018), 5.600 ton bawang merah sudah diekspor ke sejumlah negara di Asia,” ungkapnya.
Kepala Gudang Perum Bulog Pekalongan Muhyono mengatakan, stok beras yang tersimpan di gudang mencapai 5.478 ton. “Adapun target pencapaian penyerapan beras hingga 2018 sebanyak 13.038 ton. Saat ini, kami terus menyerap beras yang rata-rata mencapai 60 ton-70 ton per hari,” pungkasnya. (Ant)