Pemprov DKI dan ACT, Kerja Sama Sediakan Daging Kurban
Editor: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memotong sebanyak 400 hewan kurban berjenis sapi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 ekor sapi akan diberikan ke warga korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sedangkan 300 ekor sapi akan dipotong di RPH Cakung milik PD Dharma Jaya.
“Hari ini kita ingin memberikan kesempatan kepada saudara kita yang belum merasakan kemampuan secara ekonomi untuk bisa merayakan Idul Adha dengan mencicipi makanan-makanan, yang kali ini diberikan bukan hanya dagingnya. Tapi sudah menjadi makanan yang siap saji,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).
Makanan tersebut akan didistribusikan ke 43 dapur kurban untuk menyalurkan daging kurban ke 121 RW Kumuh di Jakarta.
“Saya meminta seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta terutama yang di wilayah, supaya mendukung dan memastikan 121 RW, ditopang dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Pihaknya memberikan apresiasi kepada ACT yang sudah menyiapkan Dapur Kurban. Tindakan ini menjadi satu terobosan, dapat digaungkan lebih besar lagi ke depan. Anies berharap, program ini menjadi awalan, sehingga ke depan bisa menyelenggarakan program sejenis, lebih luas. Dengan begitu, warga Jakarta bisa merayakan Idul Adha dengan penuh hikmah.
“Saya apresiasi ACT yang sudah menyiapkan Dapur Kurban, menjadi satu wahana terobosan yang semoga ke depan kita akan bisa lebih bergaung. Berharap ini menjadi awalan, semoga ke depan bisa menyelenggarakan program lebih luas, dan warga Jakarta bisa merayakan Idul Adha dengan penuh hikmah,” jelasnya.
Tak lupa, Anies mengajak warga Jakarta dan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan semangat berkurban jelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah, dengan berpartisipasi dalam program Dapur Kurban Jakarta.
“Saya mengundang kepada warga Jakarta mari memanfaatkan kesempatan berpahala ini,” ujarnya.
Presiden Global Kurban ACT, Rini Maryani mengatakan, pemilihan 121 RW kumuh berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta.
“Kalau dulu totalnya ada 223 RW kumuh. Ternyata sekarang ada tingkatannya. Ada kumuh berat, sedang, dan ringan. Jadi yang kita pilih kumuh berat dan ringan, sebanyak 121 RW,” kata Rini.
Program ini akan berlangsung selama hari tasyrik yang jatuh pada tanggal 23-25 Agustus 2018. Dapur Kurban Jakarta akan hadir di 43 titik di seluruh wilayah Ibu Kota. Selain pendistribusian hidangan daging yang siap santap, juga akan dilaksanakan program makan bersama di Dapur Kurban Jakarta dengan Gubernur Anies beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta pada Kamis (23/8).
Dalam acara tersebut, sekitar 2.000 paket daging gurih akan dihidangkan dan disantap bersama.
Bertajuk Dapur Kurban Jakarta, penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama program ini diwakili para Wali Kota Administrasi dan Bupati Administrasi Kepulauan Seribu dengan Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) disaksikan Gubernur DKI, Anies Baswedan di Balairung, Balaikota Jakarta.