Pelajar Kotabaru Diimunisasi MR Serentak

KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengimunisasi Campak Jerman (Measles Rubella/MR), seluruh pelajar di wilayah tersebut. Imunisasi dilakukan serempak pada Jumat (3/8/2018), dimulai di SDN 2, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Hj Ernawati mengatakan, pemberian vaksin Measles Rubella dilaksanakan secara menyeluruh kepada murid SD, SMP, serta SMA khususnya kelas X. “Hal ini digalakkan mengingat kejangkitan yang paling rawan terjadi pada usia 9 bulan hingga 15 tahun,” kata Ernawati, Jumat (3/8/2018).

Ernawati menyebut, catatan WHO di 2016, virus MR telah menjangkiti 800 anak di Indonesia. Penyebaran virus tersebut relatif cepat dan mudah, melalui buliran liur saat bersin dan batuk, atau memakai bekas sendok, gelas, piring penderita. Penularan lainnya bisa terjadi melaui cairan di mata, hidung dan mulut penderita.

Selain anak usia 9 bulan hingga 15 tahun, ibu hamil juga dapat mudah terjangkit virus MR. Virus tersebut dapat berakibat fatal pada kehamilan termasuk hingga mengakibatkan keguguran. Bayi yang terlahir dengan sindrom Rubella Kongenital, bisa mengalami cacat pendengaran, katarak, jantung bawaan, kerusakan otak, kerusakan organ hati, kerusakan paru-paru, diabetes tipe 1 dan berbagai penyakit lainnya.

Gejala umum bagi penderita yang baru terjangkit adalah, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, tidak nafsu makan, mata merah, pembengkakakan pada limfa, telinga dan leher, ada ada ruam bintik-bintik merah yang awalnya muncul di wajah, kemudian menyebar ke badan dan lengan serta keseluruh tubuh.

Sekretaris Daerah Kotabaru, H Said Akhmad, mengatakan program vaksinasi untuk mengeliminasi campak dan pengendalian Rubella di Kabupaten Kotabaru. Undang-undang No.36/2009 tentang kesehatan, imunisasi merupakan suatu upaya untuk mencegah terjadinya penyakit menular.

Imunisasi merupakan salah satu kegiatan prioritas Kementrian Kesehatan untuk mencapai Millennium Development Goals. Khususnya untuk menurunkan angka kematian pada anak. Kampanye di lakukan serentak di seluruh Indonesia, khusus di Kabupaten Kotabaru, di lakukan pada 1 Agustus hingga September 2018.

Kampanye imunisasi Measles Rubella secara nyata akan memutuskan transisi penularan virus campak dan Measles Rubella secara cepat.  “Saya meminta dukungan dari seluruh pihak terkait demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...