BPN Lebak Minta Warga Dukung Pembangunan Bendungan Karian

Ilustrasi - Dok CDN

LEBAK  – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak meminta masyarakat mendukung pembangunan Bendungan Waduk Karian untuk kepentingan nasional.

“Kami sejak tahun 2008 hingga kini baru terealisasi pembebasan lahan tapak bendung yang diutamakan sekitar 40 persen dari target 2.170 hektare,” kata Kepala BPN Kabupaten Lebak Ady Muchtadi di Lebak, Selasa.

Pembebasan lahan Bendungan Karian hingga kini belum mencapai 100 persen sehingga dioptimalkan dialog dan sosialisasi guna menyukseskan pembangunan Waduk Karian.

Pihaknya juga belum lama ini bertemu dengan masyarakat setempat dan perkembangan masyarakat mau menerima untuk pembebasan lahan.

Selama ini, pembebasan lahan Waduk Karena masih terdapat persengketaan sehingga tidak berjalan mulus.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat mengutamakan kepentingan nasional untuk anak cucu.

Pembangunan Waduk Karian merupakan program nasional dan ke depan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat juga pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu juga memasok air baku ke luar daerah, seperti Serang, Cilegon, Tangerang dan DKI Jakarta.

Waduk Karian juga mengaliri irigasi persawahan seluas 22 ribu hektare dan mampu produksi listrik melalui Pembangkit Tenaga Minihidro sebesar 1,8 megawatt.

“Kami berharap masyarakat mendukung Bendungan Karian itu untuk kepentingan nasional,” katanya menjelaskan.

Menurut Ady, pihaknya terus melaksanakan pembebasan lahan Karian karena ditargetkan 2019 sudah mencapai 100 persen.

Pelaksanaan terus berjalan dan jika terdapat persengketaan berdasarkan Undang-Undang baru bisa diselesaikan jalur hukum di pengadilan.

Pembangunan Waduk Karian itu tetap berjalan dan tidak ada hambatan persengketaan.

“Kami minta masyarakat mau merelakan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Karian itu,” katanya.

Bupati Lebak Iti Octavia mengatakan pemerintah daerah optimistis pembebasan lahan pembangunan waduk itu bisa secepatnya tuntas hingga 100 persen.

Pembangunan Waduk Karian dapat mengendalikan kemiskinan dan pengangguran.

Bendungan Waduk Karian juga bisa dijadikan branding destinasi wisata sehingga melahirkan klaster-klaster ekonomi masyarakat, seperti tumbuhnya warung-warungan dan kerajinan usaha kecil dan menengah (UKM).

“Kami yakin pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat dengan adanya Bendungan Karian,” ujarnya menjelaskan. (Ant)

Lihat juga...