Warga di Sejumlah Desa di Lamsel Mulai Kesulitan Air
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Masyarakat di sejumlah daerah di Lampung Selatan, selama ini mengandalkan keberadaan mata air, guna mencukupi kebutuhan air bersih, baik untuk keperluan rumah tangga maupun lahan pertanian. Namun seiring datangnya musim kemarau, sumber air dari mata air mulai berkurang, sehingga keberadaan embung atau danau buatan menjadi tumpuan.
Embung menjadi tumpuan bagi warga di Lampung Selatan, di antaranya di tiga kecamatan yang memang kerap mengalami kesulitan air bersih, bahkan di saat musim penghujan.
Zulfikar (40), warga Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, terpaksa memanfaatkan embung di desanya. Embung menjadi pilihan baginya, setelah sumur gali mengalami penurunan debit, yang ditandai dengan air tidak mengalir saat dipompa dengan mesin.
Sejumlah mata air yang kerap mengalir di sungai kecil dan menyatu dengan Sungai Way Pisang, pun mulai surut. Kekeringan yang mulai melanda ini, meski belum skala besar, namun dirasa merepotkan baginya saat membutuhkan air.
