TNI AU Dorong Masyarakat Budayakan Lingkungan Bersih

Ilustrasi - Dok CDN

GORONTALO  – TNI Angkatan Udara (AU) Satuan Radar (Satradar) 224 Kwandang di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mendorong masyarakat di daerah itu untuk membudayakan lingkungan bersih.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, mengerahkan personel masing-masing termasuk mengundang beberapa pihak serta masyarakat, melakukan kerja bakti membersihkan beberapa lokasi yang menjadi objek strategis di daerah ini,” kata Komandan Satradar 224 TNI AU, Mayor Lek Syafrullah Hasan, di Gorontalo, Jumat.

Kegiatan itu, selain mendorong masyarakat untuk membudayakan gotong royong membersihkan lingkungan, sekaligus mewarnai kegiatan peringatan Hari Bakti TNI AU ke-71 di daerah itu pada 29 Juli 2018.

Gerakan kerja bakti bersih lingkungan dilakukan di pasar jajan Moluo Kwandang di pusat ibu kota kabupaten, di objek wisata Benteng Orange dan di lintas Sulawesi yang ada di wilayah desa Jembatan Merah Kecamatan Tomilito.

Kerja bakti itu difokuskan untuk membersihkan lokasi dari sampah, memangkas rumput liar, serta mengangkut tumpukan sampah.

Syafrullah mengatakan, kerja bakti itu diharapkan mendorong semangat masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kepedulian agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi sampah plastik yang sulit terurai.

TNI AU Satradar 224 Kwandang turut menjadi elemen dalam menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan, apalagi daerah itu merupakan perlintasan terbuka di jalur darat Sulawesi.

“Banyak kendaraan dari luar daerah yang akan menuju daerah lain, melintas di sepanjang jalan utama di daerah ini. Maka citra kebersihan lingkungan diharapkan mampu dibentuk melalui gerakan bersih lingkungan itu,” ujarnya.

Kerja bakti itu tidak hanya dilakukan personel TNI AU Satradar 224 Kwandang, namun melibatkan jajaran Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, Koramil Kwandang, personel 715 Gorontalo, aparat dan para petugas kebersihan dari Badan Lingkungan Hidup Gorontalo Utara, aparat Pemerintah Kecamatan Kwandang dan para Kepala Desa di wilayah itu.

Syafrullah pun turun langsung membersihkan dua titik utama lokasi kerja bakti itu.

Ia mengaku, personel TNI AU harus melibatkan diri secara langsung pada kegiatan sosial termasuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan, sebagai bentuk sinergitas dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap, kegiatan itu lestari sebagai wujud kecintaan terhadap kebersihan lingkungan dan keindahan kota yang bebas sampah.

Masyarakat pun diharapkan tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak menjadikan daerah pinggiran sebagai tempat pembuangan sampah, seperti yang terjadi di ruas jalan lintas Sulawesi di kecamatan Tomilito. (Ant)

Lihat juga...