Lilies, Atlet Lawas Berbagi Pengalaman Atlet Asian Games
Editor: Makmun Hidayat
JAKARTA — Pengalaman adalah guru terbaik. Demikian ungkapan yang tepat ditujukan pada diri Lilies Handayani, atlet peraih medali perak pada Olimpiade 1986 di Seoul.
Dari torehan prestasi tersebut bersama Nurfitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani itulah ia kini membagi pengalamannya kepada atlet Indonesia, khusus cabang olahraga panahan, yang segera berlaga di Asian Games 2018.
Kisah prestasinya dalam olahraga panahan yang begitu sangat gemilang itu diangkat ke film layar lebar berjudul ‘3 Srikandi’. Dalam film produksi Multivision itu, Lilies diperankan oleh artis Chelsea Islan.
“Sebagai mantan atlet, saya mengharapkan Indonesia meraih prestasi yang terbaik pada Asian Games 2018,” kata Lilies Handayani saat acara peluncuran kampanye #KontingenKebaikan dari Aqua sebagai salah satu sponsor resmi Asian Games 2018 di Ruang Merak 1, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018).
Perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 15 April 1965, itu membeberkan bahwa kebetulan, banyak anak didiknya yang bakal tampil pada cabang olahraga panahan. Termasuk, putrinya, Dellie Threesyadinda yang sedang latihan di pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
“Saya optimis, cabang olahraga panahan bisa berprestasi pada Asian Games 2018,” bebernya penuh percaya diri.
Keoptimisan Lilies tentu sangat beralasan karena anak didiknya sedang berupaya keras latihan di Pelatnas.
“Saya melihat persaingan nanti dengan atlet-atlet terbaik se-Asia akan sangat ketat, tapi dengan kerasnya anak didik saya latihan di Pelatnas, kita berharap peluang atlet Indonesia tetap ada,” harap atlet cantik yang membuat dirinya terkenal sebagai primadona di kalangan atlet nasional era 1980-an.
Anak sulungnya yang akrab disapa Dinda, kata Lilies, menekuni cabang olahraga yang sama dengan dirinya yakni panahan.
Dinda latihan panahan sejak usia tujuh tahun dan telah menorehkan banyak prestasi, diantaranya yakni perak pada Archery World Cup 2008 di Inggris, emas pada Sea Games 2013 di Myanmar dan perunggu pada Archery World Cup di Turki.
Kemudian, kedua adik Dinda, yaitu Irvaldi Ananda Putra dan Della Adisty Handayani, tetap menjadi kebanggaan Lilies karena keduanya sama-sama meraih banyak prestasi.
Aldi meraih perunggu pada PON 2012 di Riau dan emas pada PON 2016 di Bandung. Sedangkan, Della dengan emas pada PON 2012 di Riau, emas pada Sea Games 2013 di Myanmar, dan perunggu pada PON 2016 di Bandung.
Atas banyak prestasi yang diraih ketiga anaknya, Lilies memaparkan tiga hal yang harus dipahami para atlet Indonesia agar sukses meraih prestasi.
“Untuk bisa meraih kesuksesan, kita harus memahami tiga hal. Pertama, kita harus bisa mengukur diri kita sendiri, dengan kita mengikuti berbagai event, baik nasional maupun internasional. Kedua, kita mempelajari lawan seberapa jauh, seberapa banyak, seberapa tinggi skornya. Dari situ kita bisa belajar kekuatan dan kelemahan mereka untuk kemudian kita evaluasi. Ketiga, taktik untuk bisa mencapai kesuksesan meraih prestasi,” urainya.
Selain Lilies, acara peluncuran kampanye #KontingenKebaikan dari Aqua sebagai salah satu sponsor resmi Asian Games 2018 itu turut dihadiri Rosida, penemu bakat dan pelatih Lalu Muhammad Zohri. Juga ada Direktur Revenue Panitia Nasional Penyelenggara Asian Games XVIII/2018 (INASGOC) Hasani Abdul Gani dan Vera Galuh Sugijanto (Vice President General Secretary Danone Indonesia).