Gubernur DKI Lepas Jenazah Petugas Damkar Gugur Saat Tugas

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Gubernur DKI, Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur, Sandiaga Uno, melayat ke rumah duka seorang petugas pemadam kebakaran yang gugur saat berusaha memadamkan kebakaran di gudang material di Jalan Kenanga, Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 
Menurut Anies, meninggalnya Haeruddin adalah bentuk kegigihannya terhadap pekerjaan yang sudah diemban, meskipun memiliki risiko tinggi, yakni kehilangan nyawa. Tidak sedikit pun gugurnya Haerudin mengecilkan niat Pemerintah Provinsi DKI untuk ikhtiar terus menjaga Ibu Kota Jakarta.
“Pemerintah Provinsi DKI, mengapresiasi, memberikan rasa hormat kepada Bapak Haerudin dan kepada keluarga yang telah menghibahkan hidupnya untuk mengamankan Jakarta,” ucap Anies, di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (16/7/2018).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mendoakan almarhum Haerudin, agar meninggal dalam keadaan syahid. “Insyaallah, almarhum Haerudin akan mendapat status Syuhada. Seorang syahid yang gugur dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
“Dan, insyaallah wafatnya Bapak Haerudin menjadi pengingat kepada semua, bahwa amanat yang diembankan bukan amanat yang kecil, tapi amanat yang besar, tanggung jawab yang ada pada kita tanggung jawab yang besar,” sambungnya.
Atas meninggalnya Haeruddin, Anies juga meminta seluruh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran DKI lebih mewaspadai kecelakaan apa saja yang bisa terjadi, saat melaksanakan pekerjaan. Untuk meminimalisir kecelakaan, dia juga meminta jajaran supaya mematuhi standar operasional prosedur (SOP).
“Ini peringatan kepada semua, pastikan di dalam menjalankan tugas yang penuh risiko ini, seluruh ketentuan protap ditaati, seluruh ketentuan dilaksanakan, karena kita ingin kita semua terus bisa mengamankan dan terus bisa bertugas di Jakarta,” tuturnya.
“Pemprov juga mengapresiasi dan hormat kepada Haerudin dan keluarga yang telah menghibahkan hidupnya untuk mengamankan Jakarta. Ini bukan suatu yang kecil. Maka itu, saya dan Pak Sandi hadir langsung mengikuti semua prosesi dan menyampaikan pesan apresiasi,” jelas Anies.
Wakil Gubernur DKI, Sandiaga, juga menyatakan dukanya yang mendalam atas gugurnya petugas pemadam kebakaran tersebut. Dia akan memberikan dukungan moril terhadap keluarga setelah mereka ditinggal sang kepala keluarga.
“Saya sangat berduka cita, prihatin, dan untuk memberi semangat dan kepada keluarga kami akan ke rumah duka,” ujar Sandi di lokasi yang sama.
Selain itu, Kasubdin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, menjelaskan, Haeruddin meninggal dunia saat bertugas memadamkan api di lokasi kejadian.
“Kebakaran terjadi pada pukul 04.20 WIB dini hari tadi, dan baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Pada saat tim memadamkan api, salah satu petugas pemadam kebakaran gugur saat bertugas atas nama Haeruddin,” ujar Satriadi.
Satriadi menjelaskan, Haeruddin mengalami sesak nafas, karena asap tebal dari api yang melahap gudang bahan bangunan itu sangat banyak, sehingga terhirup olehnya. Pada waktu kejadian, 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
“Korban meninggal dunia di RSUD Koja pukul 06.10 pagi tadi, sekarang jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka di Asrama Pemadam Kebakaran Semper Barat, Cilincing,” tutur Satriadi.
Dari pantauan di lokasi, terliha  Anies memimpin salat jenazah berjemaah, sementara Sandiaga yang ikut melayat bersama Anies, salat di saf paling depan.
Jenazah Haerudin, petugas pemadam kebakaran yang gugur dalam tugas disalatkan di Masjid Darul Mafiroh di Cilincing, Jakarta Utara. Salat jenazah diikuti oleh sejumlah rekan kerja Haerudin dan para pelayat lainnya.
Selanjutnya, upacara pelepasan jenazah diikuti oleh sejumlah petugas dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamat Jakarta Utara. Kasi ops Sudin PKP Jakut, Abdul Wahid, bertindak selaku komandan upacara.
Setelah upacara pelepasan, jenazah pun dibawa dengan mobil jenazah. Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakut, Satriadi Gunawan, mengatakan, rencananya jenazah Haerudin dimakamkan di Jonggol, Bogor.
Selain Anies dan Sandi, hadir pula sejumlah pejabat, di antaranya Wali Kota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau, Kadis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Subejo, bersama sejumlah anggota pemadam kebakaran langsung menuju Masjid Darul Maghfiroh untuk mensalatkan jenazah.
Lihat juga...