Bangka Tengah Bentuk Tim Pengawasan Hewan Kurban

Ilustrasi pemeriksaan hewan kurban - Foto: Dok. CDN

KOBA — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membentuk tim pengawasan hewan kurban untuk memastikan dagingnya aman dikonsumsi masyarakat.

“Kami akan bentuk tim pengawasan hewan kurban yang melibatkan dokter hewan dan sejumlah petugas medik yang sudah berpengalaman di bidangnya,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Rusli Khaidir di Koba, Senin (30/7/2018).

Pengawasan hewan kurban dilakukan terhadap para pedagang sapi, agen, maupun sejumlah kelompok peternak yang menjual sapi untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

“Saat ini hampir 100 hewan kurban didatangkan dari luar daerah sehingga harus diawasi peredarannya karena dikhawatirkan tidak aman dikonsumsi,” katanya.

Ia mengatakan, tim pengawasan hewan kurban ini dibentuk setiap tahun menjelang memasuki Hari Raya Idul Adha karena tingginya permintaan hewan terutama jenis sapi di daerah itu.

“Pengawasan hewan kurban ini memang sudah menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap tahun, tujuannya sudah pasti untuk memastikan hewan tidak membawa wabah penyakit yang membahayakan kesehatan masyarakat,” katanya.

Pemkab Bangka Tengah akan melibatkan sejumlah dokter hewan di dalam tim pengawasan hewan kurban dan beberapa petugas medik lainnya.

“Bangka Tengah memiliki sebanyak enam orang dokter hewan yang ditempatkan pada enam kecamatan dan memiliki dua unit pusat kesehatan hewan yaitu di Lubuk Besar dan Kecamatan Sungaiselan,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...