Wisma Atlet Asian Paragames Siap untuk Test Event
Editor: Mahadeva WS
JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengecek pengerjaan Wisma Atlet Asian Paragames atau Paragames Athletes Village di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2018). Orang nomor dua di Pemprov DKI Jakarta tersebut, ingin memastikan tempat menginap para atlet sudah sesuai dengan yang direncanakan.
Diharpakan, kegiatan pembangunan dapat selesai tepat waktu untuk menghadapi test event uji coba Asian Para Games yang akan berlangsung 25 Juni hingga 3 juli mendatang. Berbagai fasilitas yang tersedia sudah siap digunakan oleh 300 atlet yang rencananya menginap saat berlangsungnya test event tersebut.
“Kami bisa menyatakan, 80-85 persen sudah sangat siap untuk menyambut test event yang akan diikuti kurang lebih 300 peserta dan participant athletes yang datang ke test event ini, juga akan didampingi lebih dari 700 official,” kata Sandiaga di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2018).
Walaupun sudah hampir selesai, dipastikan sisa pembangunan yang sedang berjalan akan selesai tepat waktu. Sebanyak empat tower wisma akan siap menampung atlet-atlet dari mancanegara. Tak hanya wisma atlet, Sandi menyebut, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membersihkan sungai di sekitar wisma.
Upaya tersebut untuk memastikan hilangnya bau tak sedap di wisma Atlet Kemayoran. “Kita juga berhasil mengatasi aroma dari bau yang selalu diangkat berkaitan dengan aliran kali yang berada di belakang athlete village ini,” jelasnya.
Bau dari sungai, diatasi dengan upaya water treatment. Kegiatannya dilakukan oleh beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan PD PAL Jaya secara bersama-sama. Meskipun demikian, warna air sungai masih hitam dan masih ada sampah plastik yang mengapung di sungai tersebut.
Sandiaga menyebut, Pemprov DKI Jakarta akan berusaha menjernihkan warna air dengan teknologi PAL Andrich Tech System yang diuji coba PD PAL Jaya. “Kami ingin warnanya lebih bening dan itu juga nanti akan ada proses yang kami akan coba untuk menggunakan teknologi anak bangsa untuk sedikit memastikan tambahan volume air yang lebih jernih, lebih bersih,” tambahnya.
Dari evaluasi yang dilakukan, Sandiaga menilai, mayoritas fasilitas bagi para atlet difabel sudah bisa digunakan. Diantaranya, pedestrian hingga fasilitas di dalam kamar. Selain itu, ruang makan hingga kantin bagi peserta juga diklaim siap digunakan. “Mudah-mudahan semakin meyakinkan kita bahwa kita siap menerima Asian Games maupun juga Asian Para Games yang akan berlangsung bulan Oktober,” ujar Sandiaga.
Ketua Umum Asian Paragames Raja Sapta Oktohari memberi apresiasi terhadap kerja luar biasa dari Pemprov DKI. Selebihnya hanya perlu penyempurnaan 15% untuk menyambut test event. Okto mengaku rela tidak meluangkan waktu khusus bersama keluarga saat Lebaran tahun ini guna mengebut deadline wisma atlet Paragames.
“Kita tinggal kita menyempurnakan, kurang lebih 85 % sudah kita siapkan empat hari ini. Masih banyak persiapan sana-sini. Seperti disampaikan, INAPGOC tahun ini enggak Lebaran. Lebarannya tahun depan saja. Hari kedua, hari ketiga, kita sudah loading di Para Villages. Dan sejak kita loading sampai hari ini, alhamdulillah bau tidak tercium lagi,” pungkas Okto.