H+3, Pekuburan Islam di Mamuju Masih Dipadati Peziarah
MAMUJU – Sejumlah pekuburan Islam yang tersebar di beberapa titik di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat masih dipadati peziarah pada hari ketiga atau H+3 Idul Fitri 1439 Hijriah.
Pantauan di Mamuju, Minggu, umat muslim masih berbondong-bondong untuk berziarah ke pekuburan muslim yang tersebar di Kota Mamuju setelah hari ketiga Idul Fitri 1439 H mencapai ribuan orang.
Seperti tampak di pekuburan Islam paling besar terletak di perbukitan Kota Mamuju jalan Husni Thamrin yang dipadati peziarah.
Para warga itu berasal dari penjuru Kota Mamuju bahkan dari berbagai daerah di Sulbar maupun dari luar Sulbar.
Pemandangan serupa juga terjadi usai lebaran Idul Fitri 1439 hijriah di pekuburan Islam tertua di Jalan Kelapa, Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju.
Para warga silih berganti memadati pekuburan Islam tersebut dari pagi hingga menjelang sore hari.
Selain kuburan di Jalan Kelapa itu, kuburan Islam lainnya yang juga tampak dipadati hingga ratusan peziarah, adalah kuburan Islam Jalan Ir Haji Juanda, kuburan di lingkungan Tambi, serta kuburan Islam yang ada di Kelurahan Karema Mamuju dan di Jalan Soekarno Hatta.
Umat Muslim datang dengan membawa sanak keluarganya sambil membawa karangan bunga.
Para peziarah yang datang berdoa untuk keluarganya yang sudah meninggal sambil menaburkan bunga dan menyiram air ke kuburan keluarga mereka, mereka juga menggunakan kesempatan untuk silaturahmi dan saling memaafkan.
Salah seorang peziarah, Nurmala, mengaku sudah menjadi tradisi berziarah di pekuburan Islam setiap hari Lebaran mendoakan keluarganya yang sudah meninggal.
“Setiap tahun kami datang berziarah dan berdoa untuk mertua kami agar selamat jiwanya dan mendapat tempat di sisi-Nya, ini menjadi tradisi setiap tahun, dan tahun ini kami juga datang untuk mendoakan suami kami yang setahun lalu juga meninggal,” katanya.
Sementara, Udin, peziarah lain mengatakan, dirinya datang berziarah setelah dapat liburan Lebaran karena selama setahun berada di daerah tugasnya di luar kota.
“Hanya ini kesempatan datang berziarah, kami datang ke daerah ini Lebaran setelah ditempat tugas bekerja mencari nafkah,” katanya. (Ant)