Arus Balik, Kendaraan Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Arus balik kendaraan roda dua dan roda empat mulai memadati sejumlah area parkir dermaga di Pelabuhan Bakauheni Lampung pada Senin malam (18/6) hingga Selasa dini hari (19/6) sebelum menyeberang menggunakan Kapal Roro.
Sejumlah pemudik pada arus balik menyebut memilih perjalanan malam hari menghindari cuaca panas, kemacetan saat mudik siang hari. Herman (30) pengendara roda dua asal Bandarlampung mengatakan balik ke Tangerang karena harus masuk kerja pada Rabu (20/6).
Herman juga menyebut memilih perjalanan sebelum Selasa (19/6) yang diprediksi akan menjadi puncak arus balik dari Sumatera ke pulau Jawa.

Herman, salah satu pemudik arus balik – Foto: Henk Widi
Pengaturan jalur khusus kendaraan roda dua disebutnya cukup membantu karena kanalisasi sepanjang satu kilometer mengarah ke loket khusus kendaraan roda dua. Sebanyak 15 loket kendaraan roda dua portable mengarah ke dermaga VII menghindarkan dirinya berbarengan dengan kendaraan roda empat.
“Pengaturan jalur khusus lebih bagus dibanding arus mudik tahun sebelumnya sehingga pemudik motor dan mobil tidak mengantri membeli tiket secara bersamaan,” terang Herman, pengendara asal Bandarlampung yang akan kembali ke Banten pada Selasa dini hari (19/6/2018)
Mengantisipasi lonjakan arus balik,15 loket kendaraan roda dua dan sebanyak 17 loket kendaraan roda empat disiapkan. Menurut General Manager PT. ASDP cabang Bakauheni, Anton Murdianto, dominasi kendaraan roda empat terlihat pada malam hari termasuk sejumlah kendaraan roda dua.

Sesuai dengan data arus mudik dari Merak pada periode lebaran 2018 sebanyak 83.845 unit kendaraan roda dua diseberangkan ke Bakauheni.
Jumlah kendaraan roda dua yang sudah diseberangkan dari pulau Sumatera ke Jawa diakuinya berjumlah 14.460 unit atau sebanyak 69.385 unit kendaraan roda dua belum kembali ke pulau Jawa.
Selain kendaraan roda dua, sebanyak 99.294 unit kendaraan roda empat dari Merak mulai menyeberang ke pulau Jawa sebanyak 17.009 atau masih sebanyak 82.285 unit kendaraan roda empat belum kembali ke pulau Jawa.
Jenis kendaraan bus asal pulau Jawa yang diseberangkan ke Sumatera pada periode lebaran disebutnya berjumlah sekitar 4.290 unit. Jumlah tersebut tercatat sebanyak 394 yang sudah kembali ke pulau Jawa atau sebanyak 3.896 unit bus belum kembali ke pulau Jawa.

Antrean kendaraan di depan loket pembelian tiket kendaraan roda empat – Foto: Henk Widi
Total kendaraan yang menyeberang dari pulau Jawa ke Sumatera pada lebaran 2018 berjumlah 196.629 unit sebanyak 32.282 sudah kembali ke pulau Jawa dan sebanyak 164.347 unit kendaraan belum kembali ke Jawa.
Pantauan Cendana News sejumlah area dermaga yang dioperasikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni terlihat dipadati kendaraan roda empat. Bagi pemudik arus balik kendaraan roda dua tenda khusus di area parkir dermaga VII disiapkan parkir sementara sebelum kendaraan roda dua diarahkan ke kapal yang akan pelayanan di dermaga V dan VI.
Lalu lintas dari arah Bandarlampung menuju Pelabuhan Bakauheni sempat mengalami kemacetan akibat insiden bus angkutan umum jurusan Rajabasa-Bakauheni terguling di KM 42-43 desa Sukamarga kecamatan Sidomulyo. Bus Puspa Jaya bernomor polisi BE 2301 CU diduga lepas kendali saat akan menuju ke Bakauheni.
Akibat insiden tersebut dari informasi yang dihimpun 1 orang penumpang mengalami luka berat dan 3 penumpang luka ringan.