Tutup TMMD, KSAD Ajak Masyarakat Ikut Membangun

Editor: Mahadeva WS

Kepala Staf Angkatan Darat, Jendral TNI Mulyono menutup TMMD ke 101 di Kabupaten Sumbawa Barat - Foto: Turmuzi

SUMBAWA BARAT – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berlangsung di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi ditutup. Penutupan dilakukan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Mulyono di lapangan umum Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (3/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Mulyono mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan membantu pelaksanaan pembungunan di daerah. “Mengajak segenap lapisan masyarakat untuk terus ikut berkontribusi bagi pembangunan di berbagai sektor dan bidang demi mewujudkan Indonesia menjadi negara berdaulat dan semakin kuat” ujarnya saat menutup kegiatan TMMD ke 101/2018 tersebut.

Program TMMD yang dilaksanakan TNI merupakan bagian dari upaya TNI ikut berpartisipasi memajukan bangsa. Baik berupa pembangunan fisik jalan, sarana prasarana lain, termasuk sektor pertanian. Kerja keras yang dilakukan di 50 wilayah yang menjadi sasaran TMMD, telah memberikan hasil yang signifikan dan bermanfaat bagi masyarakat yang ada disekitarnya.

Selain kegiatan fisik, juga digelar kegiatan non fisik. “Adapun kegiatan non fisik sebagai penguatan imunitas bangsa yang dilaksanakan disela-sela pengerjaan sasaran fisik yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing generasi muda”, tutup orang nomor satu di jajaran TNI AD tersebut.

Mulyono mengajak seluruh komponen bangsa agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional dengan memanfaatkan pesta demokrasi secara bijak dan bertanggung jawab. Khususnya dalam waktu dekat, saat digelarnya proses pemilihan calon kepala daerah demi rakyat dan bangsa Indonesia.

Bupati Sumbawa Barat Musafirin, mengapresiasi program TMMD yang dilaksanakan TNI di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), utamanya di daerah pedalaman dan pinggiran “Program TMMD yang dilaksanakan TNI sangat membantu dalam membuka akses jalan bagi masyarakat pinggiran yang selama ini terisolasi,” tandasnya.

Dengan pembangunan jalan, pertanian seperti di Desa Ai’Kangkung dan prekonomian masyarakat diharapkan akan bisa berjalan lebih baik. Mobilisasi hasil pertanian bisa diangkut dan dipasarkan dengan mudah melalui jalan yang telah dibangun TNI

Lihat juga...