Proyek Pembangunan NTB Diharap Prioritaskan Kontraktor Lokal

Editor: Koko Triarko

Ketua Badan Pimpinan Asosiasi Kontraktor Bangunan dan Konstruksi Indonesia (Akbarindo) NTB, Muhammad Amin/Foto: Turmuzi

MATARAM – Setiap tahun, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan berbagai proyek pembangunan, khususnya pembangunan fisik. Tapi dalam pelaksanaannya, proyek pembangunan fisik banyak diberikan kepada kontraktor dan pengusaha jasa konstruksi dari luar NTB.

Ketua Badan Pimpinan Asosiasi Kontraktor Bangunan dan Konstruksi Indonesia (Akbarindo) NTB, Muhammad Amin, pun meminta kepada Pemda NTB bisa memprioritaskan kontraktor maupun pengusaha jasa konstruksi lokal.

“Saya sangat berharap sekali kepada pemerintah supaya kontraktor dan pengusaha jasa konstruksi lokal bisa diprioritaskan dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan dijalankan, sehingga kita bisa ikut berkontribusi mempercepat proses pembangunan di daerah”, kata Amin, di Mataram, Rabu (9/5/2018).

Selaku asosiasi jasa konstruksi yang baru berdiri, Akbarindo NTB sekarang ini terus berupaya mempersiapkan strategi dalam rangka meningkatkan partisipasi anggota Akbarindo NTB baik ditingkat lokal maupun nasional.

Memacu anggota lebih efektif dan bersaing, tentunya dengan membantu mempercepat proses administrasi dari segala hal, termasuk proses sertifikasi badan usaha dan profesi.

“Apalagi, dengan adanya UU jasa konstruksi tahun 2017, persaingan usaha jasa konstruksi semakin luas, karena itu bagi para pengusaha maupun jasa konstruksi di daerah, supaya lebih kreatif dan lebih bekerja keras lagi, agar bisa bersaing dengan daerah lain”, katanya.

Ditambahkan, dalam waktu dekat Akbarindo NTB juga akan melaksanakan rapat pimpinan untuk pengukuhan kepengurusan Akbarindo kabupaten kota NTB.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pimpinan Nasional Akbarindo, Agusti Mirawan, berharap supaya Akbarindo NTB bisa berkembang dan bekerja sama dengan asosiasi lain, melakukan pemberdayaan kepada anggota Akbarindo.

“Kita memiliki beberapa lembaga sertifikasi untuk K3, kita sudah melaksanakan pelatihan sebanyak tiga kali kerjasama dengan Kementerian PUPR”, katanya.

Ditambahkan, Akbarindo NTB juga diharapkan bisa melakukan sosialisasi tentang keberadaan Akbarindo di NTB kepada masyarakat, kontraktor dan pengusaha jasa konstruksi yang belum bergabung, supaya bisa bergabung, termasuk bisa bekerja sama dan memberdayakan anggota, khususnya dengan keselamatan kerja yang sering terjadi selama ini.

Lihat juga...