Pembangunan Pasar Seni Ubud Dimulai 2018

Editor: Mahadeva WS

GIANYAR – Proses pembangunan Pasar Seni Ubud Bali yang terbakar dua tahun lalu akan dimulai tahun ini. Di 2018, proses perencanaan dan pembongkaran sudah dianggarkan.

Pj Bupati Gianyar, I Ketut Rochineng menyebut, proses pembangunan akan selesai 2019 mendatang. “Di 2017 perbaikan sudah dianggarkan, tapi studi kelayakan bangunan yang terbakar baru keluar pertengahan tahun dan menyebut bangunan tidak layak dan harus dibongkar, sehingga kegiatan dimulai 2018,” ujar Rochineng ketika berdialog dengan pedagang saat melakukan inspeksi mendadak, Kamis (10/5/2018).

Dari perencanaan yang disusun, untuk penyediaan lahan parkir pengunjung, bangunan pasar Ubud baru akan dibuat dua lantai. Alokasi dana yang disiapkan  untuk pembangunan mencapai Rp40 Milyar dengan sumber dana dari pemerintah pusat yang sudah dikordinasikan oleh Pj Bupati Rochineng.

Bangunan pasar juga akan dilengkapi dengan basement untuk parkir roda dua. Sementara untuk lantai satu dikhususkan untuk parkir kendaraan roda empat dan beberapa pedagang. Pedagang yang berjumlah 43 orang akan ditempatkan di lantai dua.

“Konsep pembangunannya memperhatikan masukan dan saran para pedagang. Nanti disini akan dibangun basement sebagai parkir roda dua, di atasnya lantai 1 akan dimanfaatkan untuk parkir roda empat.  Sedangkan para pedagang nanti akan dilokasikan di lantai. Semua kita akan tata coba dengan baik, sehingga pedagang dan pengunjung sama-sama nyaman beraktifitas,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 24 Maret 2016 pagi Pasar seni Ubud dilalap si jago merah. Akibat kebakaran itu, puluhan kios pasar yang berada di lantai satu dan lantai dua hangus.

Lihat juga...