Kecelakaan Beruntun di Pintu Masuk Pelabuhan Bakauheni, Satu Orang Tewas
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
LAMPUNG — Kecelakaan beruntun yang terjadi di jalur masuk pelabuhan Bakauheni melibatkan empat kendaraan pada Jumat (25/5) dini hari mengakibatkan korban meninggal dunia dan beberapa orang luka luka. Korban meninggal akibat kecelakaan yang diduga akibat rem blong yakni Ardiman (47) pengemudi truk colt diesel bernomor polisi Be 8195 PW asal Sukadana Lampung Timur.
Sementara korban luka ringan bernama Teguh (24) pengemudi truk bernomor polisi BE 9772 BG asal Sidomulyo, Arif (27) pengemudi truk box bernomor polisi B 9828 LK asal Jambi mengalami luka ringan. Korban kecelakaan sebagian dibawa ke RSUD Bob Bazar dan Puskesmas Bakauheni.
Kepala Unit Dikyasa Satlantas Polres Lamsel, Iptu Yani Devi Yanti menyebutkan, kecelakaan terjadi tepat di dekat jalur penyelamat pelabuhan Bakauheni. Dugaan awal saat kendaraan truk bernomor polisi BE 9772 BG warna orange dikendarai Teguh yang berasal dari Bandarlampung kehilangan kontrol.
Akibatnya kendaraan tersebut menabrak truk BE 8195 PW yang berada di depannya dan truk BG 9529 TIA serta truk box bernomor polisi B 9828 LK.
Truk bernomor polisi B 9772 BG bermuatan ratusan karung pasir silika tersebut bahkan melintang berbalik arah dengan bagian kemudi menghadap arah Bandarlampung. Tiga unit kendaraan lain yang ditabrak terlihat ringsek di antaranya truk box warna putih bernomor polisi B 9828 LK yang bermuatan minyak goreng kemasan.
“Kita sudah lakukan rekayasa lalu lintas karena satu jalur tertutup sejumlah kendaraan yang belum dievakuasi melintang di jalan, rekayasa menggunakan water barrier dan corn barrier langsung dipimpin Ipda Mustolih kanit patroli,” terang Ipda Yani Devi Yanti, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lampung Selatan saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (25/5/2018)

Hendra, salah satu pengurus jasa penyeberangan truk B 9828 LK menyebutkan, kondisi truk box yang ringsek sementara kendaraan penabrak mengalami ban lepas dan terjepit menyulitkan evakuasi. Sementara kendaraan BE 8195 PW dan BG 9529 TIA sudah dievakuasi dari lokasi.
Pantauan Cendana News akibat kecelakaan beruntun dan bangkai kendaraan yang belum dievakuasi arus kendaraan dari arah pelabuhan Bakauheni dan dari arah Bandarlampung tersendat. Rekayasa lalulintas dengan pemasangan corn dan water barrier dilakukan dengan kepadatan arus lalu lintas keluar dari pelabuhan Bakauheni, Jalan Tol Trans Sumatera serta pergerakan kendaraan masuk pelabuhan Bakauheni dari Jalan Lintas Timur dan Jalan Lintas Tengah Sumatera.